Monday, March 20, 2017

Yoel 2 dan Amsal 16

Posted by Tabita Davinia at Monday, March 20, 2017
S: Dan TUHAN memperdengarkan suara-Nya di depan tentara-Nya. Pasukan-Nya sangat banyak dan pelaksana firman-Nya kuat. Betapa hebat dan sangat dahsyat hari TUHAN! Siapakah yang dapat menahannya? -- Yoel 2:11

 
O: Whaaaa. Ini ngomongin tentang hari terakhir yak. The last day. O, I can't wait that day, when I can see Him face to face! Jadi inget dulu pernah percaya, kalo hari terakhir itu 21 Desember 2012 :p (thanks for 2012 movie wkwk). Padahal sampe sorenya itu, aku masih ada di Gramedia, megang buku (di rak buku Kristen. Aku inget, soalnya itu aku pas nyatet salah satu doa yang ada di buku itu wkwk), sambil mikir, "Ini jadi kiamat nggak sih?".


Eh, ternyata sampe hari ini (literally hari di mana aku nulis di blog ini lol) Tuhan masih kasih kesempatan buat hidup :) Which means, emang bener yaaa. Nggak ada siapapun yang tahu kapan Dia akan datang, kecuali Bapa. Tapi, tapi... kita pun juga harus siap--kapanpun itu--karena kedatangan-Nya seperti pencuri! Nggak ada yang tahu kapan datengnya, eh tiba-tiba semua berubah -.-" Jangan sampe kita dijumpai-Nya dalam keadaan nggak siap, dan kita disebut sebagai hamba yang nggak setia waktu hari itu tiba :)


A: Hmmm.. baca bagian ini jadi bikin aku berefleksi, nih. Apa yang udah kulakuin sampe detik ini? Apakah aku udah bertindak seperti yang Dia inginkan? Aku rindu untuk fokus kuliah, pelayanan, dan ngerjain apapun dengan segenap hatiku. With all I am. Bukan cuma karena Dia yang akan datang, tapi karena aku mengasihi Dia :)


P: Lord, please help me to keep faithul 'till You come. I want to be Your faithful servant, and make Your name glorified! Amen! ^^



--**--


Proverbs for the day -- Chapter 16

Ayat 9! :) Fix, asik banget kalo udah bahas tentang predestinasi (asik tapi pusing yhaa sama jha wkwk). Di sini, aku jadi inget sama ilustrasi yang doi (cie doi) ceritain waktu persekutuan doa (PD) pemuda tanggal 11 kemaren. Dia cerita pake ilustrasinya A. W. Tozer. Jadiii, predestinasi itu diumpamakan seperti kapal pesiar yang membawa para penumpangnya ke suatu tujuan. Mereka bebas mau ngapain aja, tapi di situ yang menahkodai kapalnya kan, Tuhan. Dia udah ngarahin kita ke suatu tempat, gimanapun perilaku (maaf, abis UTS Psikologi Pendidikan jadi bahasanya masih agak jetlag *lah :p bercanda hehe*) kita di dalam kapal itu. Yap, yang perlu kita lakukan adalah dengan percaya kepada-Nya. He holds our hands everytime! Thank You, Jesus, for guiding us! Please help us to walk in Your ways, for Yours are better than ours. Amen! ^^

0 comments:

Post a Comment

 

Chocolates of Life Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea