Follow Me @aoifide_artworks

@aoifide_artworks

Selasa, 23 Desember 2014

Danke fur 2014!

Selasa, Desember 23, 2014 0 Comments
Rasanya baru aja nulis resolusi di SAAT Youth Camp (SYC) 2013, eeehhh.. nggak tahunya udah mau selesai nih tahun 2014-nya :p hahaha

Di resolusi 2013, aku bilang ke Tuhan, kalo aku pengen banget bisa bersyukur buat tahun 2014, sama kaya’ waktu tahun 2013 udah hampir selesai. And yes! God makes me more grateful on this year! :) Ada banyak hal yang Tuhan kerjakan dalam hidupku, dan bersyukur karena Dia ada di dalamnya. Aku juga bersyukur untuk setiap orang yang udah Tuhan kasih dalam hidupku sampai  tahun ini :)



Well... ada banyak momen yang bikin aku bener-bener impresed with His presence. Di antaranya:


1. Tahun Baru di Malang (dalam rangka SYC 2013) bareng temen-temen

--> jarang-jarang bisa tahun barunan sama temen-temen di luar kota. Sekalinya gitu, kesannya WOW banget. Apalagi di hari pertama tahun 2014, (puji Tuhannya) gereja kami berhasil meraih juara ketiga Bible Knowledge Competition! :D It’s only by His grace, karena itu pertama kalinya gereja kami bisa masuk babak semi final (dan grand final) BKC :) 

Senin, 08 Desember 2014

Giving or Receiving

Senin, Desember 08, 2014 2 Comments
Guys, kalo kalian sering nonton 'Masha and the Bear', pasti kalian pernah nonton episode mereka waktu Natal. Ceritanya, Santa Klaus yang harus nganterin hadiah ada di jalur kereta yang salah. Masha mainin tuas-rel-kereta yang dilalui Santa Klaus. Dan akhirnya... Santa Klaus kecelakaan *gara-gara jatuh* ._. Trus si Santa Klaus minta tolong ke mereka berdua buat nggantiin dia nganterin kado-kado Natal.


Masha mah seneng banget tuh. Dan akhirnya, mereka berdua nganterin tuh kado-kado. Mereka (baca: kelinci, tupai, landak, rubah, dll. :v) yang dapet kado jadi seneng juga. Sewaktu mereka mau masuk ke rumah (setelah mereka mengantarkan kado), Masha bilang, "Lebih bahagia memberi daripada menerima".



Waktu pertama kali nonton episode itu, entah kenapa aku jadi inget kalo kalimat itu ada di Alkitab. Dan ternyata bener, Guys. Kebaktian Minggu tanggal 30 November kemarin membahas tentang ini (padahal aku baru mikir tentang post dengan tema yang sama. Wohh :O thanks God, and thanks to Ps. Nyoman Widiantara :))




"... Sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima"
(Kisah Para Rasul 20:35)

Rabu, 03 Desember 2014

He Gives, He Takes Away...

Rabu, Desember 03, 2014 0 Comments
Sejak beberapa minggu yang lalu, Tuhan ingetin aku kalo hidup seseorang itu ada batasnya. Akan ada waktunya seseorang pulang kembali kepada-Nya.


Tanggal 13 Oktober lalu, Shu-shu-ku (Om dari Papa) meninggal karena sakit paru-paru. Shu-shu-ku itu tinggal di Balikpapan, dan Papaku langsung ke sana saat tahu kondisinya udah parah banget. Rasanya udah telat banget buat bisa nyembuhin dia, apalagi buat bawa dia balik ke Tuhan (panjang banget deh ceritanya). But praise the Lord, Shu-shu-ku ini mau terima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat-nya, beberapa hari sebelum dia meninggal :’)



Kemarin Jumat malam (28 November), adiknya adik kelasku meninggal karena tumor otak. Padahal masih 9 tahun, kelas 3 SD, unyu, cantik :’’ nggak heran banyak yang kaget waktu denger kabar duka itu #sigh



Mungkin banyak yang bertanya, “Kenapa Tuhan memanggil mereka pulang di usia mereka yang masih muda??”. Atau, “Apa Tuhan nggak mikir gimana sedihnya keluarga dan teman-teman mereka waktu mereka meninggal??”, dan sebangsanya.



Guys, Tuhan tahu apa yang terbaik untuk setiap orang yang dipanggil-Nya pulang. Mungkin karena tugasnya di dunia telah selesai, atau karena penyakit yang dideritanya nggak kunjung sembuh, atau karena alasan-alasan lainnya. Tapi sayangnya, nggak semua orang melihat peristiwa itu lewat kacamata Tuhan. Nggak jarang mereka menyalahkan Tuhan atas kepergian orang yang mereka kasihi.

Sabtu, 08 November 2014

Kamis, 23 Oktober 2014

A Worth-It Waiting (6)

Kamis, Oktober 23, 2014 0 Comments
Woohhh... bab 6-nya kelewatan :O :O



 -__- Dulu Wataru yang aneh. Sekarang Kak Akira.


“Mungkin gara – gara Kyoko sakit, dia jadi kaya’ gitu. Dimaklumi aja, deh, Akane. Dia, kan cuma punya Kyoko sebagai satu – satunya saudara,” itu kata Wataru saat aku cerita tentang Kak Akira yang *sungguh – sungguh* aneh hari ini.

Aku ngerti sih, apa yang dikatakan Wataru. Kalau Kyoko sakit *dan harus dibawa ke Cina*, Kak Akira pasti sendirian. Apalagi, orangtuanya juga menemani Kyoko.

“Maksudku, kenapa AKU yang dijadikan ‘sasaran’ Kak Akira? Kenapa bukan Kana atau yang lainnya?” tanyaku sambil mengambil segelas jus jambu buatan Okaasan.


Wataru mengangkat bahu. Tuh, kan! Dia juga nggak bisa jawab!

“Oya, tadi Akira bilang kalau dia yang akan mengantarmu pulang besok.”



-__- rasanya mau meledak waktu dengar kata – kata Wataru barusan.



“Tapi aku nggak suka sama dia!”

Bagus. Keluar juga kata ke-3 dan ke-4 itu.

Rabu, 22 Oktober 2014

A Worth-It Waiting (17)

Rabu, Oktober 22, 2014 0 Comments
The last part of "We're Teens!"



Narita International Airport, a week after that confession...


Hari ini Akira-kun akan berangkat ke Amerika Serikat. Sebenarnya, aku masih ingin dia tetap di sini, walaupun dia pernah bilang padaku bahwa dia akan melanjutkan studinya di Negeri Paman Sam itu selama 2 tahun (cepet lulus, Kak! >.<).

“Hati-hati di jalan ya, Akira,” kata Paman Yamato pada Akira-kun. Beliau sengaja cuti hari ini untuk mengantar kepergian anaknya.

“Akira,” Tante Harumi berkata sambil memeluk Akira-kun, “kami menyayangimu. Jaga dirimu baik-baik. Kami tidak ingin kehilanganmu Nak...”

Akira-kun tersenyum saat mendengar kata-kata orang tuanya. “Baik, Otoosan. Doakan supaya aku sampai di sana dengan selamat ya. Okaasan jangan khawatir. Aku akan baik-baik saja. Aku juga menyayangi kalian,”  katanya. Dia memeluk orang tuanya.

Setelah melepaskan pelukannya, Akira-kun memanggil Wataru dan beberapa temannya yang ikut mengantarnya. Sementara mereka mengobrol, aku diajak ngobrol oleh Tante Harumi.

“Tante bangga sekali pada Akira. Dia benar-benar berjuang keras agar dia bisa melanjutkan kuliahnya ke Amerika Serikat. Dan..,” beliau tersenyum ke arahku, “Tante senang sekali karena dia memilih sahabat Kyoko untuk menjadi teman hidupnya. Terima kasih, Akane.”

Aku balas tersenyum ke arah Tante Harumi. Tiba-tiba Wataru menepuk bahuku. “Akira ingin berbicara denganmu,” katanya.

Aku melangkah ke arah Akira-kun, sementara teman-temannya gantian mengobrol dengan orang tuanya. Akira-kun menggenggam tanganku setelah aku sampai di depannya. Oh no... jangan sampai aku menangis di hadapannya.

A Worth-It Waiting (15)

Rabu, Oktober 22, 2014 0 Comments
-u-“ Lama nggak nulis nih. Hehehe...

Sebuah pemberian, jika diberikan dengan hati tulus, akan memberikan efek besar bagi yang menerimanya.


Begitu aku masuk ke kamar, HPku berdering. Akira-kun.

Moshi-moshi?” aku menyapanya.
Arigatou gozaimasu,” jawab Akira-kun.
Aku mengerutkan dahi. “Hah? Kenapa ‘arigatou gozaimasu’, Akira-kun?” tanyaku.

Dapat dipastikan bahwa Akira-kun sedang meringis saat ini.
“Ehehehe.. Terimakasih untuk bukunya. Ehm, omong-omong, ini buku tentang apa sih?” katanya sambil merendahkan suaranya.
Aku berkata, “Oh, itu tentang menjadi seorang pengikut Kristus, bukan sekedar penggemar-Nya J
“Wow,” dia bergumam kecil, “kelihatannya menarik. Terimakasih lagi, Akane-chan.”
Aku tertawa kecil. “Sama-sama J Bukankah rasanya menyenangkan, bisa belajar tentang Kristus dengan orang yang dicintai?”

Ups.

A Worth-It Waiting (14)

Rabu, Oktober 22, 2014 0 Comments
Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kaupercayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku. – Mia Clark (Sunshine Becomes You)


“Hei, aku tidak yakin kalau kau mau mencoba permainan itu.”

Suara Akira-kun membuatku tersadar, dan mengalihkan pandanganku dari wahana itu.

“Memangnya kenapa?” tanyaku sambil tersenyum, “kau takut, ya, Akira-kun?”

Akira-kun menggeleng. “Tidak, bukan itu. Aku tidak ingin mendengarmu berteriak paling kencang saat roller coaster itu turun dari tanjakannya,” jawabnya sambil menyeringai.

.__. “Kita lihat saja nanti. Ayolah, temani aku, ya J” aku berusaha merajuk padanya, meski itu kulakukan sambil tersenyum kecil.

Akira-kun pura-pura mendesah, tapi dia tertawa. “Oke, aku akan menemanimu.”

-*-

Sudah 5 tahun sejak kami kehilangan Kyoko, dan sejak saat itulah aku mulai mengenal Akira-kun.
5 tahun bukan waktu yang sebentar. Dan dari situlah, kami belajar untuk menjadi sahabat satu sama lain. Oke, kurasa kalimat terakhir itu harus dikoreksi. Kami belajar untuk saling percaya dan berbagi satu sama lain.

“Kau melamun lagi, Akane-chan.”
Akira-kun menyadarkanku untuk yang kesekian kalinya. Entah kenapa, hari ini aku sering melamun setiap memikirkannya. Itu bukan berarti aku menyukainya. Bukan! Aku merasakan sesuatu yang lebih dari itu.

A Worth-It Waiting (16)

Rabu, Oktober 22, 2014 0 Comments
It's a loooongggg time since I'd posted the last post about the story :p just check the link on the page to read the previous stories yaaa




Keesokan harinya, Akira-kun menelponku lagi. Tepat saat itu, Wataru sedang pergi; orang tuaku sedang ke restoran mereka.

Moshi-moshi?” sapaku, berusaha menenangkan jantungku yang terus berdebar kencang.

Akira-kun berkata, “Akane-chan.. Minggu depan aku berangkat.”


Aku tersentak. Minggu depan!? Bukannya dia bilang padaku bahwa dia akan berangkat ke Amerika 2 minggu lagi??


“Bukannya 2 minggu lagi Akira-kun?” kataku kaget. Akira menghela nafas, lalu melanjutkan,

“Dosenku memintaku agar aku bisa berangkat minggu depan. Entahlah, dosenku punya firasat buruk kalau aku nggak berangkat minggu depan.”


Aku cuma terdiam. Dan tak terasa, air mataku mulai meleleh.


“Akane-chan, kamu masih di situ kan..?” suara Akira-kun mulai terdengar khawatir. Oh, jangan sampai dia tahu kalau aku menangis. Tapi bodohnya, yang terjadi justru sebaliknya.

Senin, 20 Oktober 2014

Don’t be Anxious!

Senin, Oktober 20, 2014 0 Comments
Kemarin Minggu (19 Oktober), K’ Daniel (Koko Pendeta :p lol! Ampun, KoDan wkwk) kotbah di kebaktian. Temanya sih tentang keluarga yang menghayati penyertaan Tuhan ato apa gitu (temanya panjang banget -.- #ups), terus tahu-tahu KoDan ngebahas tentang perbedaan cemas (anxious) dan kuatir (worry) *menurut Pak Joas, katanya. Keliatannya sih Pdt. Joas Adiprasetya. Ehm, bener nggak ya..?*.


Pak Joas bilang, kuatir adalah salah satu perasaan yang berhubungan dengan psikologis seseorang. Misalnya, ada ortu yang mikirin anaknya yang belum pulang dari sekolah. ‘Waduh... anakku di mana ya? Udah pulang ato belum sih? Apa ada kegiatan lain di sekolah ya?’. Tapi kalo cemas, nah ini bukan cuma nyangkut sama psikologisnya doang, tapi juga sama spiritualitasnya. Pokoknya, dikit-dikit cemas, mikir yang enggak-enggak, terlalu berpikiran yang terlalu panjang, blablabla... Dan perasaan cemas ini yang Tuhan nggak pengen ada di dalam kehidupan kita. Iya sih... wajar aja kan kalo kita kuatir sama sesuatu, tapi jangan kebablasan deh ya :p



Terus apa sih hubungannya perasaan cemas sama penyertaan Tuhan?


Senin, 13 Oktober 2014

Andaikan Dia masih di sini...

Senin, Oktober 13, 2014 0 Comments
Ini bukan post tentang cah cinta (yang biasanya galau mulu itu) ya, Guys :p huahahaha.. No! Tulisan ini tentang apa yang sering dipikirkan para pelayan Tuhan (entah itu sebagai song/worship leader, pengurus komunitas, majelis jemaat, dll), saat ada beberapa orang yang telah giat melayani Dia harus meninggalkan tempat pelayanan semula dan pindah ke tempat lain,




"Coba aja kalo si A masih di sini, masih bisa curhat macem-macem deh"




"Yahhhh.. pelayanan di sini tambah susah, sejak si B pindah ke kota lain~"




Guys, berpikiran seperti itu boleh-boleh aja kok. Tapi jangan sering-sering ya :) kalo kita sering mikir "I wish he/she were here...", waktu pelayanannya mulai kerasa susah... wah, pelayanannya nggak bakal maju-maju deh -.-

Senin, 06 Oktober 2014

Mujizat 'kan Terjadi -- Kevin and Karyn

Senin, Oktober 06, 2014 0 Comments
Beberapa minggu yang lalu, aku cukup sering share teaser album terbaru Kevin-Karyn di Facebook. Buat apa coba? Hayo tebak :p wkwkwk...


Paketnya belum kebuka wkwk
Buat coba peruntungan (halah apaan sih haha) biar dapet album terbaru mereka. Huahahaha~ alasan yang ‘cukup tau aja deh’ ya :p Iya, beneran itu. Aku sih mikir, “Dapet ya puji Tuhan. Enggak dapet ya nggak papa” *efek karena udah pernah ikut kuis berhadiah tapi nggak dapet hadiahnya :v #kasihan #lhoh* wkwkwk... And the result is... dapet albumnya! Akhirnya! Huakakakaka... cukup excited waktu pengumuman pemenang album itu di-share di akun mereka, soalnya hari di mana pengumuman itu dikeluarkan, aku baru bad mood gara-gara tugas seni rupa :p *kapan-kapan aku upload gambarnya di sini, ato kalian bisa coba buka Facebook-ku wkwkwk*. Yaaaa.. puji Tuhan deh ya :)

Sabtu, 04 Oktober 2014

Weekly Prayer for Journey Mate (between Him and God)

Sabtu, Oktober 04, 2014 0 Comments
It's a post about my prayer for journey mate. It's only 7 prayers, but it's allright :p And I'll start pray it from today, Saturday (Oct. 4th, 2014) :)

So, I'll pray for...



1. His relationship with God


I desire that he has an intimate relationship with God, more than anything in this world.


Aku tahu, dalam kehidupannya pasti ada jatuh-bangun di dalam hubungan pribadinya dengan Tuhan (karena aku sendiri juga merasa begitu :p). Tapi aku juga rindu agar hubungannya itu bisa semakin erat, semakin harmonis, dan semakin membuatnya mendekat kepada Tuhan :) Dan agar lewat hubungannya dengan Tuhan itu, dia bisa menyadari bahwa Tuhan tetap sama, dari dulu, sekarang, dan sampai selamanya (Ibrani 13:8). Aku berdoa, agar dia tetap setia menjaga hubungannya dengan Raja atas hidupnya itu :)



2. His focus on God


I desire that he always searches God in every condition, everytime, and everywhere.


Zaman sekarang, orang baru nyari Tuhan kalo ada masalah, ada tantangan, dan waktu ada pergumulan dalam hidupnya. Tapi kalo hidupnya udah baik-baik aja, wah... langsung lupa sama Tuhannya -_- haduhh...


Tapi aku nggak mau kalo ph-ku juga gitu. No! Aku berdoa agar dia selalu mencari Tuhan kapanpun, di mana pun, dan dalam kondisi apapun. Fokusnya dalam menjalin relasi dengan Tuhan adalah karena dia ingin selalu bersama-Nya, bukan karena menjadikan Dia sebagai (maaf) pembantunya.


Aku rindu agar dia selalu bersyukur atas semua kejadian yang menyenangkan dalam hidupnya, termasuk saat dia mendapat bonus dari pekerjaannya, saat dia berhasil mencapai prestasi, bahkan saat dia dimampukan untuk membimbing anak rohaninya.


Tapi bukan cuma itu, aku juga rindu agar dia tetap bersyukur untuk setiap kejadian buruk dalam hidupnya, termasuk saat dia sedang sakit, saat nilai pelajarannya turun, saat pekerjaannya tidak menentu, bahkan saat ada yang memfitnahnya tanpa alasan yang jelas (Ratapan 3:22-23)

Rabu, 01 Oktober 2014

30 Days of Gratitude #September 2014

Rabu, Oktober 01, 2014 0 Comments
Kemarin malam, aku coba buka blogku, dan ternyata... blogku (yang eunike-davinia.blogspot.com) nggak bisa dibuka *entah apa alasannya*. Jadi, aku memutuskan untuk mengganti alamat blogku dengan alamat yang sekarang (baca: eunikephinia.blogspot.com), dan judul blogku aku ganti dengan Faith, Hope, and Love :) (baca di sini)


Anyway, nggak kerasa kalo ini udah tanggal 30 September (jadi inget pelajaran sejarah tentang G30S/PKI :O). Ada buanyaaaaakkkk hal yang aku pelajari selama bulan ini. Dan aku bersyukur karena di bulan ini aku benar-benar digembleng *baca: dilatih* buat keep grateful in every situation, always think positive, and never give up :)


Jar of Gratitude :))
Jadi, selama sebulan ini aku ikut semacam challenge yang sempat booming di Facebook, tentang ‘alasan kenapa kamu bersyukur untuk hari ini’. Tantangan itu harus dijalani selama 30 hari, dengan menuliskan alasan untuk bersyukur itu (dan aku sempat bolong 4 kali :p haha!). Tulisan itu dimasukkan ke dalam jar of gratitude (toples ungkapan syukur). Barusan aku buka toples itu, dan cukup speechless waktu baca apa aja yang udah Tuhan lakuin selama bulan ini :p Well... sekarang aku pengen nulisin beberapa alasan kenapa aku bersyukur selama bulan September ini :) Cekidott!!

Kamis, 25 September 2014

Never Give Up Hope

Kamis, September 25, 2014 0 Comments
“C’ Vin, menurutmu harapan itu apa sih? ... Kenapa kita butuh harapan?”


Kemarin Senin ada yang tanya gitu ke aku. Wah, jujur aku bingung mau jawab apa :p *ampun, Ricky wkwk*. Tapi terus akhirnya aku jawab gini deh,


“Harapan itu sesuatu yang kita inginkan, yang pengen kita raih. Harapan adalah sesuatu yang membuat kita pengen terus berjuang buat dapet sesuatu ... kenapa kita butuh harapan? Karena tanpa harapan, nggak ada yang bisa kita perjuangkan. Tanpa harapan, nggak ada yang bisa kita doakan. Tanpa harapan, hidup jadi useless. Tanpa harapan, nggak ada gunanya kita hidup” --> kalimat terakhirnya kejem banget ya -.-



Terus dia tanya lagi, “Kalo gitu, kenapa ada orang yang nggak punya harapan masih tetep hidup?”


Kali ini aku beneran bingung mau jawab gimana :p Jadi cuma bisa bilang, “Entahlah. Mungkin mereka masih pengen menghabiskan waktu di dunia ini? (saking takut suwung kalo udah nggak di dunia kali ya? #lhoh)”


Guys, pernahkah kalian juga berpikiran hal yang sama? Atau jangan-jangan... kita sendiri yang merasakan bahwa hidup kita ini useless, karena nggak ada harapan buat hidup kita, karena nggak ada yang bisa kita perjungain.

Kamis, 18 September 2014

When We Praying for Someone...

Kamis, September 18, 2014 0 Comments
Guys, entah kok akhir-akhir ini aku pengen banget buat nulis tentang “ketika kamu berdoa bagi calon ph kamu”. Cieciecieee... *tebar bunga*. Ada kerinduan buatku untuk bisa nulis post tentang ‘when we praying for someone’, seorang calon ph :) hehe. Baru-baru ini aku diingetin Tuhan tentang pergumulan itu, dan bersyukur karena aku dikasih kesempatan buat bisa bergumul tentang ph saat ini (sebenernya udah sejak 2 tahun yang lalu dinx) :B haha.



When we praying for someone berarti... kita mau percayain cerita cinta kita ke Tuhan, membiarkan Dia untuk menuliskan cerita itu, dan agar cerita itu bisa memuliakan Tuhan :)


Aku tahu gimana rasanya waktu mercayain cerita itu ke Tuhan. Harus siap merelakan *aduh aduhh~* keinginan-keinginan kita untuk Dia pangkas dari love story kita. Harus siap menjalani masa-masa menerima, mengampuni, dan mengasihi calon ph kita.

Rabu, 17 September 2014

An Unexpectable Wednesday

Rabu, September 17, 2014 0 Comments
Unexpectable Wednesday...  ada banyak hal (yang nggak terduga) yang terjadi selama hari ini, dan aku bersyukur karena di hari ini pun Tuhan masih ingatkan aku untuk tetap bersyukur, apapun yang terjadi :)


Well... berhubung di Facebook baru booming tentang 3 things those make you feel grateful for a day, aku mau juga nyebutin 3 hal yang tetep aku syukuri selama hari ini.

Jumat, 12 September 2014

20 Facts about Me

Jumat, September 12, 2014 0 Comments
Some of my friends have written their ’20 Facts of Me’ on Instagram (or something like that). And I wanna make mine *although there’s no one who challenging me) :p haha. So... here they are, the 20 facts of me! :)

Rabu, 10 September 2014

Katekisasi = Bukan Cuma Syarat

Rabu, September 10, 2014 0 Comments
NB: post ini ditulis oleh seorang remaja yang tidak  pintar secara teologi, tapi hanya pelayan Tuhan yang nggak begitu tahu seluk-beluk gereja. Post ini ditulis oleh seorang remaja yang hanya tahu sedikit dari istilah katekisasi, bukan majelis gereja, apalagi pendeta.



Baru 2 bulan masuk sekolah, tahu-tahu tugasnya langsung seabrek. Huaaa -.- namanya juga udah kelas 12. Haha.




Anyway, beberapa minggu yang lalu, aku dan seorang temanku chatting lewat Whatsapp. Wkwkwk.. kita ngobrol ngalor ngidul (tentang pelayanan haha), sampai akhirnya dia ngomong tentang katekisasi. Nah, temanku ini dikasih tahu sama temanku yang lain kalo ‘katekisasi itu bukan sebuah syarat untuk jadi pelayan Tuhan, tapi katekisasi berarti untuk meyakinkanmu tentang iman yang kamu yakini, memperdalam imanmu tentang Kristus. Hm, and I think it is true :)



Buatku, katekisasi diadakan bukan cuma sebuah syarat untuk bisa dibaptis (baik sidi maupun dewasa). Tapi lebih dari itu, katekisasi bertujuan untuk memperkuat iman kita tentang Dia, Sang Penyelamat dan Tuhan atas hidup kita. Jadi, kalo ada anggapan kalo katekisasi cuma sebuah syarat untuk jadi pelayan Tuhan (entah sebagai pengurus, majelis jemaat, panitia pos jemaat, dll) atau syarat untuk bisa dibaptis... O ooo.. kalo aku boleh bilang sih, itu nggak sepenuhnya benar :)

Minggu, 07 September 2014

A Chaotic Day, but...

Minggu, September 07, 2014 0 Comments
Kemarin Sabtu itu rasanya miss banget deh. Miss, karena ada banyak hal yang kacau selama
Thank God for everything, including
your simple part of your life :)
seharian itu. Haduhduhhh.. what a chaotic day lah :p tapi walopun begitu, entah kenapa aku nggak bisa ngumpat-ngumpat :O Wow, buatku itu amazing Guys. Amazing, karena tanpa pertolongan Tuhan, aku mungkin udah ngomong gaje :p Wkwkwk...



Sooo apa aja yang aku alami selama Sabtu kemarin itu, bisa kalian baca di sini:


Minggu, 31 Agustus 2014

UNFINISHED (Youth Prayer Movement)

Minggu, Agustus 31, 2014 0 Comments
Buku doa misi =)
Tanggal 30-31 Agustus (alias 2 hari menjelang berakhirnya bulan misi di komisi remaja dan pemuda di tahun 2014), aku ikut Youth Prayer Movement (YPM), dengan tema UNFINISHED (belum selesai). Yap, tugas kita sebagai para murid Kristus belum selesai. Masih ada banyak hal yang harus kita lakukan bagi dunia ini. Salah satunya... berdoa bagi saudara-saudari seiman kita yang mengalami penganiayaan karena iman mereka kepada Kristus.



Nah, apa aja sih yang kita lakuin selama YPM inii? Penasaran kannn? Baca baik-baik ya wkwkwk...


(FYI, ya, awalnya aku mikir kalo yang ikutan YPM ini cuma 20an orang. Tapi ternyata... ada 40an orang, Guys! Woooooo~ malah rame-rame kemarin malem itu wkwkwk...)


Kegiatan ini diawali dengan persekutuan pembukaan (jadi tetep ada praise and worship *pake 3 lagu*, persembahan, plus renungan singkat). Renungannya dipimpin oleh Pdt. Daniel K.G (aku sama temen-temen manggilnya K’ Daniel sih haha). Nah, kaya’ gini nih ringkasan renungannya...

Jumat, 29 Agustus 2014

Translating Prayercast’s Videos = New Ministry

Jumat, Agustus 29, 2014 0 Comments
Pertama kali aku denger Prayercast, yang terbesit di benakku adalah, “Prayercast? Waaaa.. pasti ada hubungannya sama doa” (ya iyalah. Namanya juga Prayercast :p).
Prayercast of South Korea


Buat kalian yang belum tahu Prayercast... Prayercast itu kumpulan video doa bagi negara-negara di dunia (kira-kira ada 200an video. 1 video for 1 nation). Di situ juga
ada pokok-pokok doa yang bisa kita doakan bagi setiap negara di video tersebut. Kalian bisa buka di sini.



Oiya, kenapa aku bilang translating Prayercast is a new ministry? Nah, ini ada ceritanya Guys. Simak baik-baik ya :)

Rabu, 27 Agustus 2014

Happy (belated) Birthday, GKI Coyudan!

Rabu, Agustus 27, 2014 0 Comments
HUT GKI Coyudan tahun 2013 :)
2 minggu yang lalu, saya mendapat tugas dari guru agama saya untuk mencari sejarah dan struktur organisasi gereja saya (baca: GKI Coyudan). Dan 2 hari yang lalu, GKI Coyudan merayakan ulang tahunnya yang ke-66 tahun. Wah, semacam kebetulan kah? :O


Oiya, kembali ke benang merah. Jadi, untuk mengerjakan tugas tersebut, saya mencari sejarah berdirinya gereja ini lewat Mbah Google, lewat buku anniversary GKI Coyudan yang ke-60, dan bertanya ke beberapa orang. Lewat penelusuran sejarah itu, saya jadi merasa bersyukur karena ditempatkan di gereja ini :) ada banyak hal yang saya dapat selama saya bersekolah Minggu, bertumbuh, dan melayani di tempat ini.


Mungkin ada beberapa yang masih belum tahu sejarah gereja ini berdiri hingga saat ini (termasuk berbagai peristiwa yang ada di dalamnya. Hehe). Coba baca saja sejarah tersebut di web gereja ini :) lalu Saudara bisa melanjutkan membaca artikel ini.

Jumat, 22 Agustus 2014

Single Girls (and Boys :p), these are Recommended for You!

Jumat, Agustus 22, 2014 2 Comments
Entah kenapa aku jadi pengen nge-share buku-buku yang aku punya tentang Boys and Girls Relationship (BGR) *mungkin gara-gara baca post-nya C' Cella kah? :p ehehehe*. Dan buku-buku ini yang aku konsumsi *sok puitis haha* selama aku menjalani kehidupan single-ku. These books also helps me to be patient for saying "Yes" for someone's offer :)


Anyway, banyak buku dikasih sama temen-temenku wkwk *efek belum bisa beli buku sendiri :'' hiks*. Tapi ada 1 buku yang aku beli sendiri, yaitu buku Tuhan Masih Menulis Cerita Cinta--nya C' Grace Suryani-K' Stephen Halim :) wkwk


NB: dan masih ada banyak buku yang belum aku baca :' hiks.

Sooo.. Cekidot!! :D






Buku pertama yang aku punya
tentang BGR wkwk

Dari C' Qtin, C' Fannie, sama Mega :)


Senasib sama buku kedua wkwk :p
Kemarin sempet baca sekilas, dan jadi
pengen baca buku ini~
Dari K' Franky wkwk
Btw, aku pernah baca buku ini
pake punyanya K' Teddy :p haha


Dari beberapa temen RemPemCo
setahun yang lalu :v
Btw, cover dari bukuku sebenernya
bukan ini sih (gambarnya yang ada
2 jari itu~).

The Mirror of Life

Jumat, Agustus 22, 2014 0 Comments
Bicara soal cermin, pasti kalian (apalagi yang ce :p) tahu dong apa fungsi dari benda tersebut. Yapp, fungsi cermin adalah untuk merefleksikan seperti apa penampilan kita. Apa penampilan kita udah rapi ato belum, semuanya bisa kita lihat dari cermin (kecuali kalo ada yang lebih niat buat nyalain kamera depan di HP buat ngepastiin penampilan kita ya :p)




FYI, aku punya pengalaman dengan benda ini wkwkwk... Tepatnya 4 hari yang lalu (hari Senin), sebelum aku ke sekolah :p


Ceritanya, waktu pake atasan putih (yang kaya’ kemeja itu lhoo), aku ngeliat bayangan yang ada di cermin itu. Dan ternyata... atasan yang aku pake itu atasan punya adikku. Hari itu (harusnya) aku memakai atasan dengan bed OSIS. Tapi waktu itu, aku malah memakai atasan dengan bed sekolah adikku! Duh, langsung cus buat ganti baju deh :v huahahaha


Btw Guys, aku malah bersyukur karena sempat ada ‘insiden-kecil-di-pagi-hari’ itu. Karena saat itu juga aku diingatkan tentang ‘the mirror of life for God’s children’.

Minggu, 17 Agustus 2014

Pemuridan, Bertumbuh, Cell-Group

Minggu, Agustus 17, 2014 0 Comments
Guys, tahu arti dari kata ‘bertumbuh’ kan? :) Bertumbuh berarti ‘pertambahan volume yang nggak bisa kembali seperti semula’. Maksudnya nih, nggak mungkin kan, kita yang udah remaja-pemuda tiba-tiba balik lagi jadi anak umur 5 tahun?? Wkwkwk... Tapi, tapi... pemuridan? Cell-group?? Haduhhh “Ini istilah apalagi ini coba?? -__-
Bareng C' Rika haha
at "The Christmas
Story"
14.12.2013


Waktu aku baru masuk Komisi Remaja, aku malah nggak tahu sama sekali istilah-istilah itu. Maklum aja deh, masih kelas 2 SMP, baru aja mengalami trauma buat cerita tentang co sama temen-temen, dan... masih belum percaya kepada Kristus secara pribadi.
But everything has changed when God called me, when He showed me that He had sacrifice Himself to save me. Wow, aku langsung speechless, Guys waktu ikut Paskah Remaja-Pemuda itu 3 tahun yang lalu (karena waktu itulah aku menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadiku :))


Dan sejak lahir baru itu, aku mulai ikut KTB (Kelompok Tumbuh Bersama, kelompok pemuridan) Remaja-Pemuda, dibimbing C’ Rika. Awalnya aku nggak mudeng alesan kenapa aku kudu ikut KTB. Waktu itu aku cuma mikir, “Oh, tiap Rabu itu ada KTB. Ada PR yang kudu kugarap dari situ”. Haha. Tapi sedikit demi sedikit, Tuhan pakai setiap pelajaran yang ada dari KTB itu di dalam hidupku. Salah satunya udah pernah aku post-in di blog :p


Sabtu, 16 Agustus 2014

Put Your Feet on My Shoes

Sabtu, Agustus 16, 2014 0 Comments
*Tulisan ini jadi salah satu subbab buat (calon) bukuku, Guys hehe. Enjoy it!*


Artinya bukan “Nih, sepatuku buat kamu aja” :p ini kiasan, Guys! Huahahahaha.. Tapi  “Pahamilah kalo kamu ada di posisiku”. Hm, kurang lebih kaya’ gitu deh.

Entah kenapa, tiba-tiba aku merasa kudu nulis subbab ini. Hm, mungkin karena ada banyak orang (yang udah pacaran) yang mikir buat bisa paham terus sama kondisinya (dan nggak jarang pusat dari pacaran mereka itu adalah kepuasan diri mereka sendiri :|). Padahal, harusnya mereka bisa saling memahami pasangan mereka, bukannya nuntut doang! >.<

Guys, waktu seorang temenku bilang kiasan tersebut, jujur rasanya mak jleb. Kenapa? Karena kadang aku nggak peka sama kondisi orang-orang ._. Kurang empati #sigh.

Nah, kalo sama orang lain aja kita nggak peka, apalagi kalo sama ph kita kelak!! Kalo kita bisanya cuma nuntut orang lain buat perhatian sama kita mulu, kapan kita bisa merhatiin mereka balik??