Follow Me @aoifideco

@aoifideco

Tampilkan postingan dengan label Journey-mate. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Journey-mate. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 April 2017

Matius 14 dan Amsal 14

Rabu, April 19, 2017 0 Comments
S: Jawab mereka: "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan". Yesus berkata: "Bawalah kemari pada-Ku" (Matius 14:17--18)

    Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. (Matius 14:23a)

O: Ada 5.000 orang laki-laki (ga termasuk perempuan dan anak-anak, ayat 21). Ga ada makanan. Hari hampir gelap. Wah, kacau. Dan yang ada di situ... cuma lima roti dan dua ikan (yang dibawa anak kecil, Yohanes 6:9). Duh, mana mungkin cukup, kan? Mau secuil sekecil apapun nggak bakal bisa mengenyangkan -.-"

Selasa, 11 April 2017

Matius 7 dan Amsal 7

Selasa, April 11, 2017 0 Comments
S: "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (Matius 7:3, TB)

O: Kenal dengan peribahasa kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak? Nah, peribahasa ini punya makna yang sama dengan ayat di atas. Yaaa.. jujur nih, ngomongin tentang keburukan orang lain tuh, emang enak ya :p  "Eh, si A kan gini gitu" "Iya, tuh. Munafik lah ya dia itu" --> tapi dianya juga munafik. Haha. Yang penting kan, bukan kitanya yang dibahas :p Semakin digosok, semakin sip #thepowerofgossipers

Jumat, 24 Maret 2017

Reflection from "Beauty and the Beast"

Jumat, Maret 24, 2017 0 Comments
Kemaren Rabu nonton Beauty and the Beast (pelarian dari UTS *eh) 🌹 Dari rating 1--10, aku kasih rating 10 wkwk 😂 Keren banget soalnya! Ga cuma itu, ada nilai-nilai positif di dalamnya dan bisa dipelajari bareng-bareng. So, aku sih merekomendasikan film ini buat kalian tonton :)

Senin, 27 April 2015

What if Your Blessings Come through Raindrops

Senin, April 27, 2015 0 Comments
Cuma pengen share lagu aja sih... hehe. Ceritanya aku nemu lagu ini waktu mau donlod lagu yang di-share sama C’ Cella lewat blognya (judulnya ‘Grace (by Laura Story)’). Nah, aku iseng-iseng donlod lagu yang penyanyinya sama dengan lagu di atas, dan ketemulah lagu ini :B Lagu ini judulnya ‘Blessings’, dan eh... lagu ini emang bener-bener memberkatiku banget :) bahkan lagu ini kaya’ nyeritain apa yang aku alami selama ini #tsahhsokpede :p haha.

Dari lagu ini juga, Tuhan ingatkan aku bahwa berkat-berkat-Nya udah Dia kasih ke aku, dan harusnya aku bersyukur karenanya. Yessss, it’s absolutely true, God! I know that You’re near :) nggak cuma itu, Dia juga ingatkan bahwa dunia ini bukan rumahku. Penderitaan dan masalah yang aku (dan semua orang percaya, termasuk kalian :)) hadapi, pada saatnya nanti akan berakhir. Yang harus kita lakukan saat ini adalah tetap percaya kepada-Nya, dan membiarkan terus berkarya melalui hidup kita.

Senin, 23 Februari 2015

Dating to Marriage: 'A Lifetime Commitment' (2)

Senin, Februari 23, 2015 0 Comments
read the 1st part here


Jadiiii ini masuk ke bagian kedua ya, readersss :D


2. Hal-hal BUKAN primer lainnya. TAPI juga punya KONSEKUENSI besar

a. Ras
(bukan bermaksud rasis ya. Tapi kalo misalnya kamu mau jadian sama dia yang rasnya beda, kira-kira keluarga kalian mau menerima nggak?)

b. Status sosial
(well... sama kaya’ di atas sih hehe)

c. Kebiasaan
(dengan perbedaan kebiasaan *kaya’ yang udah aku bahas di bagian pertama, kira-kira kamu tetep mau nerima pasanganmu apa adanya nggak?)

Sabtu, 21 Februari 2015

Dating to Marriage: ‘A Lifetime Commitment’ (1)

Sabtu, Februari 21, 2015 0 Comments
Guten Abend! :) Dari renungan *ato diskusi* waktu persek tadi dapet banyaaakkk banget. Dan aku seneng banget sama temanya itu #plak #akubelummaumeridwakakaka


Oya. Kembali ke benang merah. Jadi diskusi kali ini nggak cuma ngebahas tentang ‘apa, sih tujuanmu pacaran’, tapi juga ngebahas tentang ‘aku harus gimana sama pasanganku? Kalo putus gimana?’. Eh tapi nggak cuma itu dinx :p lol. Maafkan ya, efek panik tadi sore soalnya haha.


So, tadi Pdt. Petrus Budi S. (beliau adalah salah satu staff dari Kambium, Gloria, Jogjakarta; yang jadi pembicara hari ini) ngebuka diskusi hari ini dengan pertanyaan, “Coba deh kalian amati waktu pemberkatan nikah. Pasti rata-rata bakal padha ngomong, ‘Aku berjanji akan selalu setia, baik di dalam suka maupun duka, blablabla... sampai kematian memisahkan kita’. Ya kan?”


Eh trus masih ada lanjutannya nih, “Tapi perlu kalian tahu, zaman sekarang ada juga yang baru pacaran udah ngomong ‘Sampai kematian memisahkan kita’.” Wohhh, gilakkkk. Padahal pacaran aja bisa ada kemungkinan buat putus kan? Kok udah berani ngomong gitu?? Wong yang udah nikah aja bisa cerai kok! >.<



And here is the first question... ‘Sebenernya kita boleh putus nggak sih, kalo udah pacaran? Trus, apa sih yang sering jadi pemicu mereka yang udah pacaran bisa putus?”

Sabtu, 04 Oktober 2014

Weekly Prayer for Journey Mate (between Him and God)

Sabtu, Oktober 04, 2014 0 Comments
It's a post about my prayer for journey mate. It's only 7 prayers, but it's allright :p And I'll start pray it from today, Saturday (Oct. 4th, 2014) :)

So, I'll pray for...



1. His relationship with God


I desire that he has an intimate relationship with God, more than anything in this world.


Aku tahu, dalam kehidupannya pasti ada jatuh-bangun di dalam hubungan pribadinya dengan Tuhan (karena aku sendiri juga merasa begitu :p). Tapi aku juga rindu agar hubungannya itu bisa semakin erat, semakin harmonis, dan semakin membuatnya mendekat kepada Tuhan :) Dan agar lewat hubungannya dengan Tuhan itu, dia bisa menyadari bahwa Tuhan tetap sama, dari dulu, sekarang, dan sampai selamanya (Ibrani 13:8). Aku berdoa, agar dia tetap setia menjaga hubungannya dengan Raja atas hidupnya itu :)



2. His focus on God


I desire that he always searches God in every condition, everytime, and everywhere.


Zaman sekarang, orang baru nyari Tuhan kalo ada masalah, ada tantangan, dan waktu ada pergumulan dalam hidupnya. Tapi kalo hidupnya udah baik-baik aja, wah... langsung lupa sama Tuhannya -_- haduhh...


Tapi aku nggak mau kalo ph-ku juga gitu. No! Aku berdoa agar dia selalu mencari Tuhan kapanpun, di mana pun, dan dalam kondisi apapun. Fokusnya dalam menjalin relasi dengan Tuhan adalah karena dia ingin selalu bersama-Nya, bukan karena menjadikan Dia sebagai (maaf) pembantunya.


Aku rindu agar dia selalu bersyukur atas semua kejadian yang menyenangkan dalam hidupnya, termasuk saat dia mendapat bonus dari pekerjaannya, saat dia berhasil mencapai prestasi, bahkan saat dia dimampukan untuk membimbing anak rohaninya.


Tapi bukan cuma itu, aku juga rindu agar dia tetap bersyukur untuk setiap kejadian buruk dalam hidupnya, termasuk saat dia sedang sakit, saat nilai pelajarannya turun, saat pekerjaannya tidak menentu, bahkan saat ada yang memfitnahnya tanpa alasan yang jelas (Ratapan 3:22-23)

Sabtu, 16 Agustus 2014

Put Your Feet on My Shoes

Sabtu, Agustus 16, 2014 0 Comments
*Tulisan ini jadi salah satu subbab buat (calon) bukuku, Guys hehe. Enjoy it!*


Artinya bukan “Nih, sepatuku buat kamu aja” :p ini kiasan, Guys! Huahahahaha.. Tapi  “Pahamilah kalo kamu ada di posisiku”. Hm, kurang lebih kaya’ gitu deh.

Entah kenapa, tiba-tiba aku merasa kudu nulis subbab ini. Hm, mungkin karena ada banyak orang (yang udah pacaran) yang mikir buat bisa paham terus sama kondisinya (dan nggak jarang pusat dari pacaran mereka itu adalah kepuasan diri mereka sendiri :|). Padahal, harusnya mereka bisa saling memahami pasangan mereka, bukannya nuntut doang! >.<

Guys, waktu seorang temenku bilang kiasan tersebut, jujur rasanya mak jleb. Kenapa? Karena kadang aku nggak peka sama kondisi orang-orang ._. Kurang empati #sigh.

Nah, kalo sama orang lain aja kita nggak peka, apalagi kalo sama ph kita kelak!! Kalo kita bisanya cuma nuntut orang lain buat perhatian sama kita mulu, kapan kita bisa merhatiin mereka balik??

Selasa, 15 Juli 2014

Kenapa Kamu Pacaran...?

Selasa, Juli 15, 2014 0 Comments
Nge-share dari anggota Komisi Pemuda nih, Guys :D wakakakakaaa~ thanks, Kobob :v

Nah lho…gimana ya kalo pertanyaan ini (baca judulnya ('o')9 ) ditujukan langsung ke kita? :v Gugup, bingung, atau bisa menjawab dengan yakin? :) Ada banyak jenis jawaban yang muncul nih…beberapa diantaranya:


1. Karena teman-teman lain juga udah pacaran.

2. Pengen bahagia.

3. Pengen seneng-seneng sama orang yang aku sayangi.

4. Pengen memuliakan Tuhan (jawaban yg lebih rohani.. :p).

5. Pengen menikah… (iya dong, kalo ga pengen, kenapa pacaran?)


Yah, itu jawaban-jawaban yang muncul di sekitar kita. Kalau boleh ditelisik lagi, jawaban-jawaban itu tidak memuaskan, dan beberapa diantaranya adalah jawaban salah. Kita sulit menemukan jawaban inti dari sebuah pertanyaan sederhana, “Mengapa kamu pacaran?”. Bahkan, jawaban no.5 pun sebenarnya tidak menjawab inti pertanyaan. Kalau sudah menikah, terus “Mengapa kamu mau menikah?”

Minggu, 13 Juli 2014

Cerita Cinta Itu...

Minggu, Juli 13, 2014 0 Comments
Buat dunia, cerita cinta itu harus romantis.


Setiap obrolan yang ada harus disisipi kata-kata dan tindakan romantis. Harus ada ungkapan perhatian dari seseorang kepada pasangannya.



Buat dunia, cerita cinta itu harus penuh tawa.


Setiap kali bertemu, sering kali ada kejadian lucu yang bisa membuat seseorang tertawa dengan pasangannya.



Buat dunia, tokoh cerita cinta yang ideal adalah mereka yang sempurna dari luar.


Mereka lebih mementingkan penampilan fisik daripada karakter dan kerohanian mereka. Mereka akan lebih bangga untuk mempunyai ‘prince charming’ atau ‘beautiful princess’ yang tampan, baik, pintar, kaya, daripada mempunyai pasangan yang biasa-biasa saja secara penampilan. Walaupun mungkin, orang biasa itu justru mempunyai karakter dan kerohanian yang lebih baik daripada orang yang penampilannya sempurna itu.



Buat dunia, penulis cerita cinta itu adalah seseorang dan pasangannya.


Perasaan mereka lah yang menentukan jalan cerita itu. Pusat cerita mereka adalah diri mereka sendiri.

Jumat, 04 Juli 2014

A Prayer for Him

Jumat, Juli 04, 2014 0 Comments
Lord,
I thank You for everything that You’ve done in my life.
I feel be loved and blessed by the people that You’ve put around me,
so I want to love and bless them to.


Dear Father in Heaven,
Now I want to pray for him.
I pray for a man who will be my journey-mate.


A man who wants to share everything with me
A man who always trusts me in every condition
A man who always makes me feel better
A man who loves me just the way I am

I Promise that I will...

Jumat, Juli 04, 2014 0 Comments
NB 1: ditulis oleh seorang remaja yang (sebenarnya) nggak tahu apa-apa tentang the wedding vow. Jadi maaf kalo ada yang salah :')



Guyss, beberapa minggu yang lalu, aku nge-share sebuah post tentang seorang pengusaha yang mempunyai istri yang lumpuh sejak dia melahirkan anak keempat mereka. Dan dia merawat istrinya selama hampir 25 tahun! :O Dia berjanji untuk tidak meninggalkan istrinya, lalu menikah lagi dengan orang lain, walaupun anak-anaknya sudah meminta pengusaha tersebut untuk menikah lagi.


Terus aku nge-share post itu di FB. Dan ada temenku yang mengomentari kaya’ gini nih,


“Berjanji mengasihi, menyayangi dan saling setia sepanjang waktu, baik pada waktu suka maupun pada waktu duka, baik pada waktu berkelimpahan maupun pada waktu kekurangan, baik pada waktu sehat maupun pada waktu sakit, sampai kematian memisahkan.”

Kamis, 19 Juni 2014

Too Many Boys Come into My Heart, Whom Shall I Choose?

Kamis, Juni 19, 2014 0 Comments
Beberapa hari ini aku baru baca ‘Banyak Cowok Masuk dalam Hidupku, manakah yang harus Kupilih?’ yang ditulis Michelle McKinney Hammond (Gloria Graffa, Yogyakarta, 2007). Bukunya bagus banget, Girls, khususnya untuk kalian yang baru galau tentang PH :p wkwkwk...




Ada satu bagian yang mengingatkanku tentang Siapa yang jadi my soul’s lover :) Well... Cekidot!!



... Aku bahkan tidak menyadari waktu berlalu. Begitu banyak hal yang terjadi sejak kisah asmara terakhir yang gagal itu. Aku telah mengalihkan perhatian kepada seorang Pria lain. Dia sungguh-sungguh seorang Pria yang Lahir Baru. Dia dapat melakukan segalanya dan melakukannya dengan baik. Dia ahli di bidang hukum, tetapi Dia juga memiliki sentuhan khusus dalam bidang pengobatan. Dia seniman yang hebat, menciptakan warna dan suara yang tidak dapat ditiru. Dia juga seorang terapis yang luar biasa. Setelah beberapa saat bersama-Nya, hati yang hancur dipulihkan, dan ikatan dilepaskan.


Seperti apakah Dia? Dia berasal dari keluarga baik-baik – bangsawan, sebenarnya. Dia begitu tampan, paling tampan dari sepuluh ribu pria. Setia? Dia telah berjanji tidak akan pernah meninggalkanku atau mengabaikanku. Dia selalu ada, jam berapa pun aku menghubungi-Nya. Aku selalu menjadi prioritas utama-Nya. Romantis? Dia telah menuliskan surat cinta terpanjang dalam sejarah – beratus-ratus halaman. Dan, Pria ini kaya raya, kau tahu? Binatang ternak di ribuan bukit adalah milik-Nya dan Dia mau membagikan semua yang dimiliki-Nya denganku. Dia berjanji akan memenuhi semua kebutuhanku sesuai kelimpahan kekayaan-Nya.


Aku begitu bangga menjadi milik Pria ini oleh karena reputasi-Nya. Jika aku berdiri di tengah kerumunan mana pun dan menyebutkan nama-Nya, setiap orang tahu siapa Dia. Dan, Dia tidak takut berkomitmen. Dia sudah pergi untuk mempersiapkan tempat untukku dan mempersiapkan sebuah pesta di mana Dia akan memperkenalkanku kepada Bapa-Nya, yang merupakan Seseorang yang sangat penting. Dan, meskipun memiliki semuanya itu, Dia adalah Pria yang lemah lembut: Dia berdiri di depan pintu dan mengetuk. Dia tidak pernah memaksa memasuki rumahku. Dia dengan sabar menunggu untuk diundang masuk. Tetapi, hal yang paling kusukai dari-Nya adalah kemurahan hati-Nya. Dia begitu murah hati, hingga Dia memberikan hidup-Nya untukku.


Siapa namanya? Ajaib, Penasihat, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai, Yehova Jireh, Yehova Shallom, Yehova Nissi, Yehova Rafa, El Shaddai... oh, nama-Nya begitu banyak. Sesuai dengan hati dan kebutuhanku, aku memanggil-Nya, tetapi paling sering aku cukup memanggil Dia Yesus. Dia segalanya bagiku, dan aku sepenuhnya milik-Nya. ...




Ternyata, Girls, Tuhan kita itu so sweet banget. Romantis-Nya jauh melebihi keromantisannya Romeo terhadap Juliet, cinta-Nya jauh lebih besar daripada cinta pria yang paling murni bagi wanita di belahan dunia mana pun. Jadi bersyukurlah untuk cinta-Nya yang begitu besar bagi kita =))



Waktu baca bagian ini, aku jadi ingat waktu aku pertama kali mulai punya hubungan pribadi dengan Tuhan (HPdT). Dan itu memang belum lama sih.. Hm, mungkin sekitar 3 tahun yang lalu (setelah melalui berbagai peristiwa yang tidak menyenangkan -_-). Tapi ada banyak perubahan dalam hidupku (aku baru nyadar 2 tahun kemudian setelah punya HPdT itu :v).

Minggu, 15 Juni 2014

Hari Gini Doain si Dia??

Minggu, Juni 15, 2014 0 Comments
Guys, kemarin ada temenku yang bilang, “Ci’, tulisanmu di blog ditambah lagi dong.” Hahaha~ Iya aku maunya gitu sih, tapi nggak tahu mau nulis apa :p Terus malah keinget satu hal tentang BGR (lagi dan LAGI). Yaitu.. tentang doa buat calon PH.

“Cikkk, temen-temenku mah  udah padha punya pacar!! Masa’ aku kudu doain calon PH-ku sih?? Ntar mereka keburu tunangan, married, punya anak; aku mah masih jomblo doang kalo aku sekarang baru doain si dia~”

Nah. Itu yang mau aku bicarain sekarang.

Guys, zaman sekarang itu udah berubah banget. Kalo dulu rata-rata orang baru pacaran umur 20-an, sekarang mah ada yang sejak SMP udah pacaran. Bayangin! Umur 14 tahun udah punya pacar, brooo~ Dan (konyolnya), fenomena ini justru mengubah mindset banyak remaja tentang pacaran.


“Ci’, aku pengen banget pacaran sama A. Soalnya, dia itu baik, pinter, kaya, bisa main musik, loyal, bla bla bla~ Tapi boleh nggak ya Ci’? Aku kan masih kelas 3 SMP. Bolehin aja ya Ci’, temen-temenku tuh udah padha punya pacar sihhh~Aku ya mau dong kaya’ mereka~”


Yeee.. Kalo dia rajin belajar gitu, kamu boleh lah neladanin dia. Lah, pacaran di umur segini kok malah ditiru -_- opo tumon.

Itulah, Guys. Pacaran zaman sekarang tuh kaya’-nya udah jadi trend buat remaja. Dan sayangnya, nggak sedikit yang salah dalam memilih pasangannya! Jadi yaaa yang namanya putus itu udah biasa (katanya), walopun (tetep aja) ada rasa sakit, kecewa, nggak bisa move on, dendam, dll.

Nah, dulu banget, waktu aku masih 3 SMP, aku curhat tentang kegalauanku terhadap satu co sama kakak KTB-ku (coba baca di post-post sebelumnya). Di situ, kakak KTB-ku bilang (kalo nggak salah waktu itu kami sedang membahas tentang salah satu bentuk disiplin rohani, yaitu doa). Lah, kakak KTB-ku bilang gini, “Mending kamu doain dia aja dulu. Biar Tuhan yang tuntun kamu buat ngejalanin cerita cintamu, sampe kamu ketemu sama PH-mu nanti.”

Selasa, 27 Mei 2014

Grandpa and Grandma at the Street

Selasa, Mei 27, 2014 0 Comments
Guys, post ini kutulis karena aku terinspirasi dari sepasang kakek-nenek yang beberapa kali kulihat waktu aku berangkat ke sekolah.


Biasanya, aku melihat mereka sekitar jam setengah 7 kurang (read: ±06.30 WIB) di dekat sebuah bank di jalan protokol kotaku. Yap, setiap berangkat sekolah aku selalu lewat jalan itu. Hehehe...



 Emangnya kakek-nenek itu ngapain Vin?



Kakeknya jalan-jalan sambil bawa kursi roda. Neneknya duduk di kursi itu.



Can you imagine it?


Waktu aku melihat pertama kali fenomena itu (lebay Vin -_-), aku mikir gini,


“Lhoh lhoh lhohhh.. Kok yang duduk di kursi rodanya malah nenek itu? Kenapa kok bukan yang kakek?”


Dan aku baru nyadar, nenek itu jauh lebih tua daripada kakek itu. Rambut Kakek (FYI, they aren’t my grandparents hehe) masih belum begitu terlihat beruban (walaupun sebagian memang udah ada yang kaya’ gitu sih ._.), sedangkan rambut Nenek udah beruban semua.


Bukan cuma itu. Secara fisik Kakek masih jauh lebih kuat daripada Nenek (bisa dilihat dari beliau yang selalu mendorong kursi roda Nenek dengan jarak yang ‘wow’ untuk seorang lansia).

Jumat, 09 Mei 2014

Is This What You Teach for Me, God?

Jumat, Mei 09, 2014 0 Comments
Buka Facebook, dan tiba-tiba anggota Pemuda (yang dulu pernah nge-share video "True Love as God Indeed" itu nge-share sebuah post dari satu blog --> http://belajarsendiri.com/kisah-cinta-seorang-suami-setia-kisah-nyata/


Oke. Nggak tahu kenapa, tapi akhir-akhir ini aku diajarin Tuhan tentang 'unconditional love for your journey mate'. Dan nggak cuma sekali ini aja, NO!!