Monday, March 13, 2017

Hosea 10 dan Amsal 10

Posted by Tabita Davinia at Monday, March 13, 2017
S: Israel adalah pokok anggur yang riap tumbuhnya, yang menghasilkan buah. Makin banyak buahnya, makin banyak dibuatnya mezbah-mezbah. Makin baik tanahnya, makin baik dibuatnya tugu-tugu berhala. - Hosea 10:1



O: Kalo mau me-review ((review)) pasal-pasal sebelumnya, bakal keliatan akar dari asalnya hukuman Tuhan di pasal ini.
Yap, Israel dihukum karena menyembah berhala! Padahal di Hukum Taurat, jelas-jelas dikatakan, "Jangan ada allah lain di hadapan-Ku ... dan jangan sujud menyembahnya!". Pantes aja Tuhan ngomong gitu. Ibaratnya gini. Aku kuliah kan, bayar UKT (Uang Kuliah Tunggal) tiap semester. Yang bayarin Papa-Mamaku. Bukannya kuliah baik-baik sebagai ucapan terima kasih, aku malah mbolos mulu. Tugas ya dicuekin. Dolan sama temen-temen mulu. Waaaa... Kalo kaya' gini, nggak heranlah mereka bisa ngamuk (jangan sampe kejadian lah ya -.-).

Back to the topic. Harusnya, kalo bangsa Israel udah dikasih yang baik-baik, ya kudunya mereka sadar dong, sama Siapa yang ngasih itu semua: Tuhan. The One and the Only God. Mereka bisa sampe jadi penyembah berhala pun karena ada dua kemungkinan:
1. Terpengaruh budaya asing (Moab, Asyur, dll.)
2. Nggak diajarin firman Tuhan sejak dini



A: Aku nggak mau mengalihkan pandanganku pada hal-hal duniawi--but I must see You, God, as the first priority. Tapi jujur... susah banget -.- Kemarenan itu (aku nulisnya di buku "hari ini", lha wong aku nulis di sininya aja udah tiga hari sejak BR wkwk) contohnya: bukannya doa dulu, SaTe-BR dulu, tapi aku malah hapenan gara-gara mau ngabisin kuota (saking nanggungnya)!! -__-" byuh.... parahnyoooo. Aku bersyukur karena diingetin dari BR ini, bahwa harusnya cuma Tuhan yang kudu disembah dan diutamakan! Cinta aja kudu bisa mengutakan seorang doang (asek), lah soal "Who is the King of my life" kok nggak bisa?



P: Tuhan, ampuni aku kalo aku masih menomorsekiankan diri-Mu. Am[uni aku kalo karena HP, aku jadi ngerasa nggak berdaya tanpanya. Tapi aku rindu untuk Kau ajar bagaimana seharusnya mengutamakan Engkau setiap saat, ya Bapa! Tolong aku agar mataku tetap tertuju pada-Mu. Amin!




--**--


Proverbs for the day -- Chapter 10


Ayat 19 :) Iya, kadang-kadang... aku harus berjuang untuk menahan perkataanku kalo nggak mau melukai orang lain. Biasanya kalo marah kan, susah ya buat ngendaliin kata-kata. Tapi di sini aku rindu untuk mengendalikan kata-kataku. "Pikir dulu, katakan kemudian" :) Semangat! ^^9

0 comments:

Post a Comment

 

Chocolates of Life Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea