Follow Me @aoifide_artworks

@aoifide_artworks

Jumat, 29 Juni 2018

Choosing Gratitude

Jumat, Juni 29, 2018 1 Comments

Tanggal 24 Juni lalu, Ci Lia share tentang a gratitude heart di BRG kami. Dan yaa… momennya pas sama KKN-ku kali ini :p wkwkwk~

Lihat ke bawah, jangan lihat ke atas terus – Mamanya Ci Lia

Selasa, 12 Juni 2018

Hati Kok, Dibuat Mainan?

Selasa, Juni 12, 2018 0 Comments
Sebenernya tulisan ini udah pengen kutulis sejak berbulan-bulan yang lalu, tapi apa daya semesta tidak mendukung :p Haha. Jadi baru bisa nulis sekarang, di sela-sela liburan sebelum KKN melanda.



--**--


Kemaren Sabtu, aku dan dua temenku ngobrol di gereja soal PH (pitsahatlewat). Agak galau gitu, sih bawaannya. Mana waktu itu aku juga baru berantem sama Koted wkwk (sekarang udah berdamai kok :p Syukurlah). Singkat cerita, aku ngomong, "Bener, Ci' (you-know-who-you-are wakakaka). Hati kita kan, bukan buat mainan, ya." Diiyani sama dia :p wakakaka... *malah ngompori *loh *ampunn

Kesel ga sih, kalo kita udah memperjuangkan cinta sedemikian rupa, dan ada respon positif dari si doi, eh ternyata nggak jadi lanjut karena nggak yakin--padahal udah yakin segitunya? Rasanya pengen nyanyi lagunya BCL, "'Ku ingin marah, melampiaskan, tapi 'ku hanyalah sendiri di sini..." yang baru nge-hits lagi di kalangan siswa maupun mahasiswa wkwk.

But seriously, siapa sih, yang mau membangun cinta (karena jatuh cinta udah mainstream) bersama orang yang menggantungkan hubungan terlalu lama tanpa kejelasan yang pasti? Padahal semakin waktu berlalu, tentunya kita butuh kejelasan hubungan kan? Kalopun udah didoain bareng dan rasanya masih kurang mantep--sedangkan udah ada konfirmasi buat lanjut dari otoritas, nggak ada salahnya buat tetep didoain dan dipergumulkan lagi, kan?

(FYI, dulu aku sama Koted juga sempet mundur setahun dari waktu perjanjian. Dari ortunya, mamaku, sama pembimbing rohani kami udah oke. Tinggal papaku yang belum setuju, katanya aku kudu temenan dulu sama orang kampus. Itu taun 2015, dan kami baru jadian setaun kemudian wkwk)


Btw, waktu mikir soal "hati-kok-dibuat-mainan" ini, aku jadi inget waktu pernah kepikiran orang lain selama mendoakan Koted... sampe waktu kami udah jadian -.-" #sigh. Ini parah banget sih, emang. Tapi bersyukur karena fase itu mulai kutinggalkan :p hehe. Trus aku mikir, "Lah, jangan-jangan aku juga mainin atine Koted dong." *duh *tepok dahi. Udah ngomong ke Koted juga secara langsung, dan kadang-kadang itu yang bikin kami berantem *pfft. Apalagi kalo bukan karena his physical apperance?




But now, I realize that I took him to be granted.





Dia orang paling pertama yang ngerti kalo aku bergumul soal penerimaan diri :) *diikuti orang-orang lain yang you-know-who-you-are :") #cried

Dia orang yang jadi tempat pelampiasan waktu aku marah atau kesel sama yang lain.

Dia orang yang tahu pertama kali kalo aku juga sedang berjuang buat nggak mikir to end up my life *diikuti beberapa orang lainnya :s

Dia juga jadi orang yang bikin aku percaya pentingnya penerimaan dari orang lain tanpa judging (selain Ci Rika sebagai mentor wkwk), terutama waktu aku baru nggak mau dikasih saran yang bertele-tele atau kalimat klise, "Tuhan itu peduli sama kamu, lho blablabla." Sorry to say, tapi itu cuma omong tok kalo aku baru depressed dan sebenernya cuma butuh orang di sampingku buat nemenin aku hehe :(



*yapss, I'm not kidding when I wrote that I want to suicide. Seriously. Bagi sebagian orang, aku dibilang kuat dan bisa jadi inspirasi lewat tulisan (anyway, thankss). Tapi di dalem, aku juga bergumul berat soal aku-ini-ga-punya-talenta-yang-bisa-ngehasilin-duit, daripada-minta-duit-terus-ke-ortu-mending-jual-apa-giti-tapi-aku-ga-punya-artsy-hands-kayak-yang-di-IG-gitu, dann segudang pikiran negatif di otak yang harus dipulihkan. YES! I realized that I need to be healed! Makanya November nanti aku berencana buat ikut School of Healing di Jogja :))



Intinya, aku juga sedang mempermainkan hatinya Koted dengan segala pikiran negatif dan penolakanku atas kondisi fisiknya yang nggak sesuai sama harapanku. Padahal lain-lainnya mah... aman bangett :( *semua kriteria lainnya masuk. *tiati helmmu ga cukup, Pak. Wkwkwk...



Dan yang lebih parah, aku mempermainkan hati Sang Pencipta yang udah rela memberikan nyawa-Nya untuk menebusku :(( How rebel am I, but His love is still clear and covers me through everyone that He sent to me.


...
I can see Your heart in 8 billion different ways
Every precious one a child You've died to save
If You gave Your life to love them
so will I

(So Will I - Hillsong United)



--**--


Kepadamu yang juga sedang berjuang untuk tetap bertahan hidup di tengah keputusasaan,



kamu nggak sendirian :)




Your mercy, O Lord, is in the heavens,
Your faithfulness reaches to the clouds.
-King David, on Psalms 36:6 [NKJV]


Selasa, 29 Mei 2018

Apakah Hatimu sedang Disemuti?

Selasa, Mei 29, 2018 0 Comments
Biasanya, semut itu identik dengan apa?

Gula?

Makanan manis?

Hmmm... Ya, ya, ya. Makanya ada peribahasa "ada gula, ada semut". Tapi bukan arti dari peribahasa itu yang akan aku ceritakan lebih lanjut :p But before you read below, make sure your heart and mental are ready to read my 'ew' story.


Oh ya, kusarankan buat nggak makan atau minum apapun karena itu bakal memengaruhi konsentrasimu juga. Nggak mau kan, tiba-tiba kamu menyemburkan apa yang kamu konsumsi? :p


Siap?


Oke. Selamat membaca!

Jumat, 18 Mei 2018

Wangkung Calls You!

Jumat, Mei 18, 2018 0 Comments
Hello, guys! :) Not so in the mood for writing, due to my much-tasks-to-be-done :p But well, let me tell you that somewhere in Indonesia needs your help.


Have you ever heard about Wangkung?

No?


Wangkung is one of villages in East Manggarai district, East Nusa Tenggara. We realize this village has much potential things. The people to be educated, crabs (yummy!) and shell (ew lol) to be cooked and eaten, and its beaches =) But ironically, Wangkung doesn't have much access to help the children keep learning, due to minimum access of internet and books :( Plus, Wangkung doesn't have senior high school (SHS), which means most of the children will get stucked in their junior high school's education. Huft...

Open here
So, I and my friends in KKN-PPM UGM Wangkung 2018 are directing a donation :) It's just been started from two days ago (May 16th) until May 31st, 2018. We desire more people will donate in kitabisa.com/katongwangkung, or donating their books for the children in Wangkung. So, in case you want to participate in this donating time, please let me know! :) You can put your comments below this post.


Thank you! :)


Rabu, 11 April 2018

A Random Thought on Qualitative Research Class

Rabu, April 11, 2018 0 Comments
from here
Ups! I didn't mean to not listen my lecture. It's because of my sleepy mood, so I need to do something that can increase my consentration.

So I scrolled my blog, and decided to read an article from Set Apart Girl from Leslie Ludy and team. Pearl, a literature ministry for Indonesian woman (yesterday was its 7th birthday!). Then, my eyes looked on Elisabeth Elliot's biography article. My thoughts randomly remembered about End of the Spear, a film that my youth fellowship watched on our Mission Month three years ago. Elisabeth's husband, Jim Elliot, was died in Ecuador with his Christian evangelical friends because killed by Auca people. You can watch the movie or read Through Gates of Splendor to know more about the story. The men's faith and sacrifice brought a great wave for missions, especially for their families. For example, Elisabeth and Valerie, her daughter, continued their beloved one's mission there.


--**--


My point is: how someone can go back to the place where her beloved one killed to serve the people there? Of course they won't. It would bring a great wound for their hearts.

But Elisabeth broke my hypothesis.

She kept serve the people, and her book, Through Gates of Splendor were written based on the other men's families' request. She told how their struggles and what happened after a long time since Operation Auca had been done.


Then, I searched the book through Google (duh, I wanna it haha) and I typed Elisabeth's daughter name there too, Valerie Elliot Shepard :) Though she never met her father before, but she realized that Jim's faith inspired her so much. How could she know about Jim and his faith? Well, of course from her mom and her father's journal too! Wow. I really speechless when Ms. Valerie wrote about Jim's journal that influenced her family's life. I really blessed to know

(written and spoken) words influence the people who read and listen them.

This blog-walking encourages me again to keep writing my rhema, articles, stories, etc. Maybe no one will read it for the first time. But as time goes by (especially when I have children soon), I'll give all of my rhema books (because there are many books of my rhema haha) and let my children to read them. I wish it will sow biblical teachings for them :) I also pray that my future husband has a big heart to lead our family to grow in Christ in every circumstance.


Lord, give me firmness without hardness, steadfastness without dogmatism, love without weakness.
(Jim Elliot - Journals of Jim Elliot)



Yes, mission is The Great Commission from Jesus Christ that we must do (Matthew 28:19-20). But we need to remember this: God calls us to be The Opened Book, started from our... family!



"What? Family?"


Yapss, how we can reflect Christ-likeness to other people if we never do that in our family? I know this is a difficult thing to be realized, but this is a fact. So let's live faithfully in Him... until He calls us home :)



Ganbatte kudasai! Y




Selasa, 27 Februari 2018

Enriched by Word

Selasa, Februari 27, 2018 2 Comments
Dua hari ini Tuhan bicara banyak secara pribadi, dan seneng banget karena apa yang Dia perbuat bener-bener unexpected. Nggak terduga sama sekali. Dan hari ini (pas banget sama banyaknya pasal yang harus dibaca; lima biji wkwk), aku pengen share soal ini ke temen-temen :) Hope it blesses you! 


--*--

(Kaya'nya bakal lebih afdol kalo baca rhema kemaren dulu wkwk:

Selasa, 20 Februari 2018

Hutang Lunas, ya!: I'm Exploding!

Selasa, Februari 20, 2018 0 Comments
"Wooo ra sah emosi!" (ra sah. Ora usah. Nggak usah - bahasa Jawa)

Padahal emosi sendiri adalah suatu kondisi perasaan seseorang ketika dia mengalami sesuatu. Emosi merupakan gabungan hasil dari bawaan (nature) dan pembelajaran dalam lingkungan (nurture), serta bisa memengaruhi kondisi fisiologisnya (jantung berdebar kencang, nafas memburu *halah*, dll.). Emosi dasar pun terdiri dari lima macam; yaitu senang, sedih, marah, jijik, dan takut. Nonton Inside Out deh, buat lebih tau jelasnya :) Tapi jangan yang pake subtitle Indonesia. Ngakak sendiri ntar. "Sedih, jangan! Kamu nanti merusak memori Riley," kata Senang.




WAIT, INI KOK JADI KAYA' MAU NULIS MAKALAH?

Iya, biar pembukanya nggak mainstream :p *ngelesdotcom*. Sebenernya ini tulisan dibikin buat jadi bahan sharing di grup BR yang udah kujanjiin sejak dua minggu lalu--tapi lupa ditulis mulu heheu. Jadi yaudah. Di sela-sela belajar buat kuis dan nyuci, aku share sekarang, yaa.


--**--


Minggu pertama kuliah (tanggal 5-9 Februari kemaren) berjalan dengan lancar, bisa ngasdos dengan baik (walopun sempet agak kelabakan gara-gara sebelumnya belum kedaftar sama akademik--puji Tuhan besok udah masuk ke pertemuan keenam :D). Tapi permasalahannya mulai muncul di hari Jumat.

Minggu, 04 Februari 2018

Hutang Lunas, ya!: Pearl Magazine

Minggu, Februari 04, 2018 0 Comments
Salah satu hutang ceritaku di sini adalah soal Pearl :p Wkwkwk... Maaf yaa, baru sempet nulis di sini kalo udah liburan panjang huhu. Tugas kuliah terlalu padet haha. So, let's the story began :)


--**--



Klik sini buat baca ato downlaod majalahnya


Pearl adalah sebuah majalah online untuk wanita Kristen yang mulai launching di tahun 2011. Sekarang bentuknya udah ganti ke blog, tapi tetep ga mengurangi esensi (lah lah, maaf bahasanya nyampur-nyampur sama bahasa laprak :p) artikel di dalamnya. Plus, Pearl juga ada Instagramnya yey! Sila buka di (at)majalahpearl di sono, ya. Semua boleh baca kok, especially for women--dari umur berapa pun (aku umur 15 taun pertama kali bacanya, dan kagum sama orang-orang yang mau mendedikasikan hidupnya untuk melayani di bidang literatur :))

Awalnya aku tau Pearl waktu dibilangin sama kakak KTB-ku (a. k. a. cirika). Dia bilang, "Coba baca Pearl Magazine, Vin. Ci Grace (a. k. a. Grace Suryani, penulis Tuhan Masih Menulis Cerita Cinta--salah satu buku yang waktu itu jadi bacaan favorit (?) buat cewe-cewe RemPemCo) juga nulis di situ." Itu tahun 2012 kalo ga salah. Masih kelas 1 SMA wahahaha. Trus aku bilang, "Oke, Ci. Ntar kubaca-baca, deh." Dan ternyataaa~ :)) I'm really blessed when I read the articles! Bahasanya mudah dicerna, ditulis oleh para Godly woman juga, dan tentunyaaa bisa belajar tentang firman Tuhan melalui hobi: membaca! Wkwkwk..


"Wah, pasti yang nulis ini emang berdedikasi tinggi buat memberkati orang-orang yang baca, yaa," aku mikir gitu. Tapi aku nggak pernah kepikiran buat bergabung di dalam tim ini :p Nggak mungkin, ah. Tulisanku aja kaya' ababil gitu. Kebanyakan emot pula wkwk. Mana ada yang mau baca HAHA. Jadi yaaa selama dua tahun itu aku cuma baca doang. Berarti dari 2012 sampe 2014.

Sampe suatu ketika, di akhir 2014, ada pengumuman di bawah ini:

Minggu, 21 Januari 2018

Selasa, 02 Januari 2018

Be Still: Perseverance of the Saints

Selasa, Januari 02, 2018 0 Comments
Hai! :)


Cuma mau share video drama yang ditampilin waktu Natal RemPemCo tanggal 30 Desember kemaren hehe. Aku ngedit sendiri, jadi maaf kalo masih amatiran yaa :p




Be still my soul, be still. Wait patiently upon the Lord, for He will guide you and never let you be forsaken :)


--**--


Akhirnya jadi setelah dua hari dibikin wkwkwk :p cc: 1 Januari 2018





Kevin A. - Yosia - Giovanni - Fredy

Ophira - Ranita - Michella - Chelsia










Cast by
Giovanni
Yosia
Kevin A.
Fredy
Ophira
Ranita
Michella
Chelsia

Story by
Yosia

Edited by
Tabita



Blessings,

Kamis, 21 Desember 2017

(Almost Being a) Misserable Monday

Kamis, Desember 21, 2017 0 Comments
HAIIII!!! FINALLY, THE HOLIDAY IS COMING! Ngahahahaha :p Selamat menunaikan liburan bagi yang merayakan hoho. Well, berhubung salah satu hari di minggu ini cukup bikin deg-degan dan (hampir) bikin baper, ku mau cerita dulu soal itu :p Wkwkwk. Enjoy!

Selasa, 19 Desember 2017

Suicide?

Selasa, Desember 19, 2017 0 Comments

Hi guys :) Kali ini aku ga mau banyak nulis karena tulisan untuk post kali ini cukup dari statusku di Whatsapp (dan yang udah ku-share di Line dan IG).

Pada intinya, aku mau bilang kalo 

you are loved and blessed beyond the measure.

Jadi berhentilah berpikir kalo hidupmu useless dan ga guna. Selalu ada berkat Tuhan yang tersembunyi, sampe akhirnya kita berhasil nemuin itu. Bahkan dari sesuatu yang receh sekalipun (tapi yaa berkat mana sih, yang bisa kita anggep receh? Heheu).

So, silakan renungkan tulisan-tulisan di bawah ini. Kalo udah, silakan bagikan kalo merasa ini bermanfaat :) Karena siapa tahu, tulisan ini dapat menolong seseorang untuk tetap bertahan hidup.



1
2


3
4




5
6

 
7
8


                              

9
10


                     

11


Cheer up! The world must go on! :) Oya. In case kalo dibutuhin, silakan baca note tambahan di bawah ini wkwk. 


   

Much love,


Sabtu, 09 Desember 2017

Christmas Cards by Aoifide

Sabtu, Desember 09, 2017 0 Comments
Di zaman yang udah semakin tergantikan dengan teknologi, masihkah kata-kata dapat tersampaikan melalui sehelai kartu ucapan?



BISA! :)

Saat ini, Aoifide Artworks sedang membuka pre-order kartu Natal mulai tanggal 9 Desember (alias hari ini) sampai tanggal 15 Desember (Jumat depan). Kenapa cuma seminggu? Biar kartunya bisa segera tersampaikan sebelum jadi basi :p Ha!



Ada empat desain yang dapat teman-teman pilih yey! Check them below here! =)

1. The Children
Note: Khusus desain ini, teman-teman bisa menuliskan nama kalian sekaligus penerima kartu di tempat yang telah tersedia :p Mau modus dikit boleh lah yaw *eh wkwk
Depan
Belakang



2. The Snowman
Depan
Belakang




3. The Cute Candle
Depan
Belakang




4. The Christmas Tree
Depan
Belakang



Yang lebih asik, setiap ucapan di sisi depan kartu bisa teman-teman custom sesuai dengan yang kalian mau :D Oh, ya. Ucapan di sisi belakang kartu silakan ditulis tangan ya :p Biar lebih afdol wkwkwk.


Terus harganya berapa?
Kalo temen-temen mau beli satu biji, harganya Rp2.000,00
Kalo mau beli tiga biji (dan kelipatannya), harganya Rp5.000,00 :)

Oya. Harganya di luar ongkir (ongkos kirim) yaa :") Tapi kalo temen-temen ada yang berdomisili di daerah UGM dan kota Solo (bagian selatan Jalan Slamet Riyadi), bisa diantar kok hehe.


Desainnya boleh beda, ga?
Boleee banget! :D


Pengen nihh. Tapi masih galau mau pilih yang mana.
Don't worry. Sekali lagi, pre-order dibuka dari tanggal 9--15 Desember 2017 :)) Kalo mau pesen, bisa langsung komen di bawah post ini, yesss.


Kalo mau tanya-tanya, aku tanya ke mana nih?
Silakan tanya ke Tabita (085727491727 (WA Only)) ato lewat Instagram Aoifide Artworks (@aoifide_artworks), ya! :) Dan jangan di-spam wkwkwk.



Send your warm greetings through the cards! Xoxo.


NB: Tahun depan aku janji bakal umumin lagi jualannya dengan beberapa desain lagi. Yay! See ya!



With warm wishes,

Senin, 27 November 2017

Mereka Juga Membutuhkan Cinta

Senin, November 27, 2017 0 Comments
Judul post di atas pernah kugunakan juga dalam tulisan yang dibukukan pertama kali oleh SMP-ku dulu hehe (thanks Pak Yudi dan teman-teman yang juga menulis dan membuat ilustrasi di Celoteh di Pojok Pikiran. Dan untuk Bu Seniwati yang menjadi inspirasiku :))


Dua minggu lalu, tepatnya tanggal 15 November 2017, aku ke sebuah SLB di daerah Wirobrajan, Yogyakarta. Nama SLB tersebut adalah SLB Helen Keller Indonesia--satu-satunya di Indonesia, gais!  So blessed when I visited them :) Aku ke sana buat masukkin surat izin observasi ke sana, dalam rangka tugas kuliah gitu (a.k.a. Psikologi Pendidikan Anak dan Remaja Berkebutuhan Khusus (PPARBK)). Sempet deg-degan karena belum pernah ke SLB sebelumnya, jadi ga ada bayangan lol.