Wednesday, April 5, 2017

Matius 5 dan Amsal 5

Edit Posted by with No comments

https://www.pinterest.com/prtyizs/scriptures/
S: "Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna." (Matius 5:8, TB)

O: "Ha? Sempurna? Lho, kita kan manusia berdosa!" Hmm... kalo kita lihat di catatan kaki ayat ini, yang dimaksud sempurna adalah "kudus" (Imamat 19:2). "Tidak bercela" (Ulangan 18:13). Umat Tuhan--termasuk kita--harus jaga kekudusan hidup, karena Tuhan adalah kudus. He is the Holy One!
Caranya gimana biar bisa tetep hidup kudus? Banyak :O Enggak kompromi sama dosa ("Halah, ngomong kasar dikit ee gapapa. Toh, nggak mati to?" misalnya). Harus punya hubungan yang akrab sama Tuhan (kalo nggak, gimana kita bisa tahu mana yang kudus di hadapan Tuhan dan mana yang nggak?). Harus bisa membatasi diri, seberapa jauh bergaul sama orang yang bukan Godly person? (Hindari sih, kalo bisa. Karena kalo nggak, hati-hati. Hidup kita bisa jadi tercemar)

A: Aplikasinya... banyak sekale:
# Keep my purity wherever I am, termasuk di kampus (heu :p), di mana beranekaragam kata (iykwim :p) bermunculan.
# It's enough to hold his hands (dalam hal relationship). Pukpuk kepala hmmm sesekali gapapa haha. Tapi ya udah, sih. Nggak mamerin keromantisan di depan umum (lah, diumbar banget wkwk. Foto berdua aja cuma baru sekali nguploadnya :p) Gitu aja. Selebihnya kalo udah merid jha :)
# Ga mikirin yang aneh-aneh. Jernihkan pikiran sebelum ngomong.
# Kalo ada konten yang isinya mengarah ke yang nggak-nggak, langsung tutup... dan block :p

P: Tuhan, tolong aku agar dapat menjaga kekudusan hidupku ._. Ajar aku buat memilih dan memilah apa aja yang harus kulakuin (dan kuteladani) dan mana yang harus kujauhi. Amin.


--**--


Proverbs of Today -- Chapter 5
Ayat 20 ._. Iya, ayatnya ngomong ke cowo, tapi sebagai cewe pun aku juga harus bisa jaga diri. Nggak membuka peluang dan nggak ramah (baca: rajin menjamah) ke semua cowo (wong sama cowonya sendiri juga kudu ati-ati haha). Harus bisa menempatkan diri :) Ada batasan-batasan fisik juga. Dan nggak kompromi sama "sentuhan-sentuhan", entah yang simpel (menurut orang) sampe yang "WOW" (kalo ini mah langsung tepis wkwk). O Lord, please help me! >.< I can't keep myself holy without You. Teach me to through this relationship based on Your desire, not ours. Amen!

0 comments:

Post a Comment