Saturday, May 30, 2015

Still Precious, No Matter What :))

Posted by Tabita Davinia at Saturday, May 30, 2015
Hari ini tema persekutuan Pemuda-nya “The Quest of Identity”. Pencarian identitas. Jadi Song Leader sama Kak Intan (yang sukses bikin geli selama PaW :p), dan para gitaris (a.k.a. Resi-Leo). Wkwk.Well, awalnya aku galau waktu nyiapin kata-kata pengantar lagu Hidupmu Berharga bagi Allah. Galaunya karena... aku bingung antara milih video Tuhan Tidak Tuli-nya K’ Yahya (adiknya C’ Grace Suryani), ato post Aku Berharga... :)-nya C’ Cella. Dan di menit-menit terakhir (cieh), aku mutusin buat pake yang kedua :p lebih nyambung sih sama temanya (walopun yang pertama juga nyambung tapi aku bingung gimana ngomongnya :B wkwk).

Waktu baca screenshoots dari artikel itu, aku (mencoba) menghayati setiap katanya (eakkk). Dan di situ aku diingetin lagi, bahwa seburuk-buruknya aku, aku tetep berharga di hadapan Tuhan. Aku bersyukur karena lewat persekutuan hari ini, Dia mengingatkanku bahwa aku (dan kamu) berharga... sangat berharga.
Why...? Well... aku buat tulisan ini (thanks C’ Cella. Tulisanmu sangat memberkati hari ini hehe), dan mungkin kalian bisa membuatnya juga (dengan versi kalian sendiri) :))


Aku berharga, bukan karena kemampuanku
Aku berharga, bukan karena kepintaran literaturku
Aku berharga, bukan karena aku bersekolah di sekolah yang terkenal
Aku berharga, bukan karena aku jadi mahasiswi di universitas terkenal
Aku berharga, bukan karena aku tinggal di kota yang nyaman
Aku berharga, bukan karena penampilan fisikku
Aku berharga, bukan karena orang berkata bahwa aku cantik (sokpededikit hehe)
Aku berharga, bukan karena aku mempunyai keluarga yang percaya kepada Tuhan
Aku berharga, bukan karena disiplin rohani yang aku lakukan
Aku berharga, bukan karena doa-doaku
Aku berharga, bukan karena senyuman dan tawaku
Aku berharga, bukan karena aku menjadi kontributor di majalah Pearl
Aku berharga, bukan karena tulisan-tulisanku yang memberkati banyak orang (katanyagitusih)
Aku berharga, bukan karena aku aktif pelayanan di gereja
Aku berharga, bukan karena pergumulan tentang pasangan hidupku
Aku berharga, bukan karena aku mempunyai banyak teman
Aku berharga, bukan karena apa yang sedang dan telah aku lakukan
Aku berharga; bukan karena orang-orang, bahkan aku sendiri, katakan tentang diriku

Aku tetap berharga, walaupun aku tidak bisa mengerjakan soal Fisika dan Matematika
Aku tetap berharga, walaupun aku juga tidak bisa bermain basket
Aku tetap berharga, di saat aku lupa untuk saat teduh
Aku tetap berharga, di saat aku melempar boneka karena emosiku (pukpuk boneka)
Aku tetap berharga, di saat nggak ada seorang pun yang menemaniku waktu istirahat di sekolah
Aku tetap berharga, di saat nilai ujianku tidak sesuai dengan apa yang kuinginkan
Aku tetap berharga, walaupun aku tidak mendapatkan penghargaan saat wisuda SMA kemarin
Aku tetap berharga, di saat pelayananku tidak dihargai orang lain
Aku tetap berharga, di saat aku jatuh ke dalam dosa
Aku tetap berharga, walaupun tidak ada seorang pun yang mencintaiku
Aku tetap berharga, di saat aku merasa capek untuk berjuang bagi seseorang
Aku tetap berharga, bahkan di saat aku merasa bahwa aku tidak layak untuk dihargai
Aku tetap berharga, bahkan di saat aku merasa bahwa Tuhan tidak adil
Aku tetap berharga, bahkan di saat aku merasa air mata di antara doa-doaku itu sia-sia
Aku tetap berharga, bahkan di saat aku merasa Tuhan itu jauh dari doaku

Aku berharga, karena ada Pribadi yang mencintaiku
Aku berharga, karena Dia mau memberikan nyawa-Nya untuk menebus dosaku
Aku berharga, karena Dia adalah Bapa dan Sahabatku
Aku berharga, karena Dia—yang adalah Raja atas segalanya—mengangkatku menjadi anak-Nya... menjadi putri-Nya
Aku berharga, karena Dia adalah Yesus Kristus; yang mencurahkan darah-Nya yang mahal untuk menyelamatkanku dari hukuman maut

 
That’s why... I’m so grateful to be His princess :)


Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat

(1 Petrus 1:18-19)

0 comments:

Post a Comment

 

Chocolates of Life Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea