Saking
suwungnya gara-gara liburan kelulusan, aku bener-bener butuh kegiatan (lupakan soal ke De Mata. Toh bulan ini aku juga bakal pergi-pergi kok wkwk) :’) haha. Well... aku baca dari post
yang di-share temen FB-ku (salah satu
penulis majalah Pearl juga. Cc: Kak Mega Rambang :p), post tentang challenge untuk
menulis paragraf selama sebulan penuh. Kita bisa nulis apa aja, tanpa syarat pokoknya (ciehh). Mau
nulis 1 kalimat juga boleh, penting nulis :p
Ta-daaaa. Ini diaaa
Nah,
daripada aku plongah-plongoh (cengoh
:O) bingung mau nulis apa aja, akhirnya aku mutusin buat nulis pake tema-tema
yang pernah di-share cece sepupuku
(Cc: C’ Thea wkwk).
Hari ini tema persekutuan Pemuda-nya “The Quest of Identity”. Pencarian
identitas. Jadi Song Leader sama Kak
Intan (yang sukses bikin geli selama PaW :p), dan para gitaris (a.k.a.
Resi-Leo). Wkwk.Well, awalnya aku
galau waktu nyiapin kata-kata pengantar lagu Hidupmu Berharga bagi Allah. Galaunya karena... aku bingung antara
milih video Tuhan Tidak Tuli-nya K’
Yahya (adiknya C’ Grace Suryani), ato post Aku Berharga... :)-nya C’ Cella. Dan di menit-menit terakhir (cieh), aku
mutusin buat pake yang kedua :p lebih nyambung sih sama temanya (walopun yang
pertama juga nyambung tapi aku bingung gimana ngomongnya :B wkwk).
Waktu baca screenshoots dari artikel itu, aku (mencoba) menghayati setiap
katanya (eakkk). Dan di situ aku diingetin lagi, bahwa seburuk-buruknya aku,
aku tetep berharga di hadapan Tuhan. Aku bersyukur karena lewat persekutuan
hari ini, Dia mengingatkanku bahwa aku (dan kamu) berharga... sangat berharga.
Why...? Well...
aku buat tulisan ini (thanks C’ Cella.
Tulisanmu sangat memberkati hari ini hehe), dan mungkin kalian bisa membuatnya
juga (dengan versi kalian sendiri) :))
Cuma pengen share lagu aja sih... hehe. Ceritanya aku nemu lagu ini waktu mau
donlod lagu yang di-share sama C’
Cella lewat blognya (judulnya ‘Grace (by Laura Story)’). Nah, aku iseng-iseng
donlod lagu yang penyanyinya sama dengan lagu di atas, dan ketemulah lagu ini
:B Lagu ini judulnya ‘Blessings’,
dan eh... lagu ini emang bener-bener memberkatiku banget :) bahkan lagu ini
kaya’ nyeritain apa yang aku alami selama ini #tsahhsokpede :p haha.
Dari lagu ini juga, Tuhan ingatkan aku
bahwa berkat-berkat-Nya udah Dia kasih ke aku, dan harusnya aku bersyukur
karenanya. Yessss, it’s absolutely true,
God! I know that You’re near :) nggak cuma itu, Dia juga ingatkan bahwa
dunia ini bukan rumahku. Penderitaan dan masalah yang aku (dan semua orang
percaya, termasuk kalian :)) hadapi, pada saatnya nanti akan berakhir. Yang
harus kita lakukan saat ini adalah tetap percaya kepada-Nya, dan membiarkan
terus berkarya melalui hidup kita.
Hari ini aku ke sekolah buat legalisasi rapot buat daftar
ke universitas di Jogja. Aku tahunya telat banget sih, kalo deadline pendaftaran lewat jalur
prestasi (jadi nggak pake tes. Cuma pake rapot semester 3-4 :p) itu cuma sampe
tanggal 24 April. Jadiiiii... alamat aku harus cepet-cepet ke Jogjaaaaa wkwkwk
(and thanks God, tanteku mau
nganterin aku selama aku di Jogja. Lumayan, ada keluarga di sana hehe. Jadi
nggak takut kesasar :p)
Kemarin sebelum legalisasi rapot, aku sempet ngerasa
takut sih. Takutnya bukan karena nilai sih :B tapi, “Gimana kalo besok di sekolah nggak ada kepala sekolahnya? Alamat aku kudu
bolak-balik sekolah cuma minta legalisasi
dong~”. Ya kan? Kalo nggak ada legalisasi dari sekolah, sama aja aku nggak
bisa daftar ke univ -.- duh
Eehhh... ternyata waktu sampe di sekolah tadi, aku bisa
langsung legalisasi rapot :D aku cuma ngasih rapot itu ke guru TU, trus beliau
yang mintain tandatangan ke kepsek. Yeyeyee~ lega deh. Thanks God, makasih udah bantuin legalisasi Bu, makasih udah mau
melegalisasi rapot ya Pak :)
Dan entah kenapa, legalisasi rapot tadi sempet bikin aku
inget sama masa-masa sebelum aku percaya kepada Tuhan secara pribadi. Well, aku memang lahir dari keluarga
Kristen, termasuk anak yang aktif pelayanan (ciehcieh :p), tapi pernah
kepikiran sih, “Ntar kalo aku udah meninggal aku masuk mana yaaa?”
NB: mungkin ini post paling ter-mellow
sejak aku mulai aktif di blog beberapa tahun yang lalu :p dan jangan mikir kalo
aku pengen cepet-cepet merid dan punya anak -.-
Kemarin *setelah sempet nggak aktif
beberapa hari gara-gara kuota data habis*, aku baca 2 post-nya C’ Cella. Dan nggak tahu deh, aku sempet mikir, “Gimana
kalo apa yang C’ Cella alami bakal aku alami beberapa tahun lagi? Bakal kuat
nggak??”
Di 2 post itu, dia nulis surat buat ‘anak’nya. Iya, surat buat ‘anak’nya
yang udah balik ke sorga sejak dalam kandungan :’) *suratnya ada 2 bagian*. She and her husband named it *aku lupa
waktu itu udah ketauan ce apa co -.-* as
‘Miracle’. Cerita selanjutnya bisa kalian baca di sini dan di sini hehe.
postinganku tentang marriage, yang minggu lalu? Well... kemarin malem, fellowship di Pemuda ambil tema kaya’ judul di atas. What did we talk about? Baca aja di sini yak. Enjoy! :)
1200 characters aren't enough to describe who am I. But one sentence that can describe me is, "I'm a princess of Heavenly King who has saved me with His everlasting love and grace; and there is no reason to regret my decision to follow Him" :)