Beberapa minggu yang lalu, waktu masih vakum dari nulis blog, aku buka-buka blog sesama blogger Kristen di sini (wkwk iya, sampe sekarang pun tulisan Ci Cella di mana-mana tetep memberkati :3). Di situ Ci Cella sempet share tentang rumah impiannya. Terus aku juga jadi pengen nulis gituan deh :p (ditambah udah diskusi sama Ko T sang calon *ups) Huakakakaka...
Mungkin bagi sebagian orang, aku nggak punya masalah dan hidup baik-baik aja. Keluargaku harmonis, hidup sehat (walopun makan seringnya cuma dua kali sehari karena duit jajan sehari duapuluhrebudanbingungbiarbisamakantigakaliseharidenganenamrebutiapkalimakan), punya temen-temen dan komunitas yang membangun (termasuk dengan kerecehannya wkwk), calon ph yang sangat peka (padahalanakteknikups CIE HAHA), dan banyak hal yang patut disyukuri. And yes, I'm really thankful for that :) Tapi ternyataaaa, sebagai manusia pun seorang Tabi ini punya masalah juga! HAHAHA.
Masalah itu baru muncul belakangan ini, dan waktu aku ngerenungin, "What's wrong with me?", aku jadi syok :p Yak, masalah itu adalahhhh........................
S: Jawab mereka: "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan". Yesus berkata: "Bawalah kemari pada-Ku" (Matius 14:17--18)
Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. (Matius 14:23a)
O: Ada 5.000 orang laki-laki (ga termasuk perempuan dan anak-anak, ayat 21). Ga ada makanan. Hari hampir gelap. Wah, kacau. Dan yang ada di situ... cuma lima roti dan dua ikan (yang dibawa anak kecil, Yohanes 6:9). Duh, mana mungkin cukup, kan? Mau secuil sekecil apapun nggak bakal bisa mengenyangkan -.-"
Siang tadi, aku berkata kepada-Nya, “Aku ingin menjadi putri.”
Dia tersenyum, lalu bertanya, “Kenapa tiba-tiba kamu berkeinginan seperti itu?”
“Aku ingin bisa menari seperti para putri di istana. Berputar-putar, menggerakkan badanku mengikuti irama musik...,” jawabku.
“Oh,” gumam-Nya, “maksudmu menjadi seperti putri yang menari bersama pangerannya?”
“Ya!” jawabku.
“Hm, bukankah kamu putri-Ku, putri dari kerajaan Surga? Suatu saat nanti pun, kamu akan menari bersama dengan banyak orang di kerajaan-Ku. Bersabarlah,” kata-Nya lagi.
“Tapi aku ingin menari sekarang!” aku mulai meninggikan suaraku.
NB: mungkin ini post paling ter-mellow
sejak aku mulai aktif di blog beberapa tahun yang lalu :p dan jangan mikir kalo
aku pengen cepet-cepet merid dan punya anak -.-
Kemarin *setelah sempet nggak aktif
beberapa hari gara-gara kuota data habis*, aku baca 2 post-nya C’ Cella. Dan nggak tahu deh, aku sempet mikir, “Gimana
kalo apa yang C’ Cella alami bakal aku alami beberapa tahun lagi? Bakal kuat
nggak??”
Di 2 post itu, dia nulis surat buat ‘anak’nya. Iya, surat buat ‘anak’nya
yang udah balik ke sorga sejak dalam kandungan :’) *suratnya ada 2 bagian*. She and her husband named it *aku lupa
waktu itu udah ketauan ce apa co -.-* as
‘Miracle’. Cerita selanjutnya bisa kalian baca di sini dan di sini hehe.
postinganku tentang marriage, yang minggu lalu? Well... kemarin malem, fellowship di Pemuda ambil tema kaya’ judul di atas. What did we talk about? Baca aja di sini yak. Enjoy! :)
1200 characters aren't enough to describe who am I. But one sentence that can describe me is, "I'm a princess of Heavenly King who has saved me with His everlasting love and grace; and there is no reason to regret my decision to follow Him" :)