Have you ever known that there is a mental illness which attacks about 1,1% world's populations? Each country has about 1% from its population who has this illness. Well... here it is :) Dua Kutub Diri Elina
Everytime you watch and share this video, you will raise someone's awareness of mental health! Whoaaa :D Come on, let's share this awareness for a better world ^^
S: And
he said to him, ‘Friend, how did you get in here without wedding clothes?’ But
he had nothing to say – Matthew 22:12 (NET)
O: Dateng ke kondangan orang tentunya bukan berarti kita
bisa pake baju seenaknya (contoh: cuma pake kaos sama celana jeans ¾--mau dolan po? -.-“ wkwk).
S:Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur. Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi. - Matius 21:28--29
O: Aku pernah bercanda ke temenku (dan juga kujadiin status di WA :p), "Tiga huruf, tapi menunda segalanya:
S: Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati? - Matius 20:15 (TB) O: Siapa yang nggak jengkel; udah kerja mati-matian, berjam-jam... eh, diupahnya sama kaya' yang cuma kerja sejam. Uenaakk men ya -.-" wkwk. Ehh, terus si tuan bilang kaya' ayat di atas. Dan para pekerja itu cuma diem (eh, nggak diceritain sih, apa yang terjadi setelahnya. Oke, skip).
S:"Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?" Yesus berkata kepadanya (Petrus): Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali." - Matius 18:21b--22 (TB)
S: "'Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia dan mereka akan membunuh Dia dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan.' Maka hati murid-murid-Nya itu pun sedih sekali." - Matius 17:22b--23
O: Lagi-lagi Yesus ngomong tentang penderitaan-Nya. Tapi nggak ada yang kaya' Petrus waktu Yesus ngebahas itu pertama kali (baca di sini). Nah, walopun Yesus udah bilang Dia akan dibangkitkan tiga hari setelah Dia wafat, tetep aja para murid-Nya sedih. Yaa~ secara manusiawi, wajarlah ya, kalo ada orang yang kita sayangi meninggal. Mungkin itu pula yang dirasakan Petrus dkk. ketika mereka akan kehilangan Guru yang mereka hormati dan kasihi.
S: But he turned and said to Peter, "Get behind me, Satan! You are a stumbling block to me, because you are not setting your mind on God's interests, but on man's" (Matthew 16:23)
O: Lho, kan baik to, maksudnya Petrus? ._. Kok, malah dimarahi? Well, mungkin itu pula yang dipikirin Petrus. Tapi nggak gitu dengan Yesus. Yesus tahu apa yang dipikirkan Allah--dan itu pula yang ingin Dia lakukan! Sedangkan Petrus (waktu itu) nggak tahu, dan cuma mikirin enaknya aja.
S: "And why do you disobey the commandment of God because of your tradition?" - Matthew 15:3, NET
O: Bangsa Yahudi tuh, dikenal sebagai bangsa yang sangat memperhatikan tradisi. Gini ga boleh, gitu juga salah... Hm, jadi inget sama ceritanya Ko Daniel K. G. (a. k. a. koko pendeta masih 30 taun #huahaha #lol #ampunkodan :p) di kebaktian Minggu tanggal 9 April lalu
S: Jawab mereka: "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan". Yesus berkata: "Bawalah kemari pada-Ku" (Matius 14:17--18)
Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. (Matius 14:23a)
O: Ada 5.000 orang laki-laki (ga termasuk perempuan dan anak-anak, ayat 21). Ga ada makanan. Hari hampir gelap. Wah, kacau. Dan yang ada di situ... cuma lima roti dan dua ikan (yang dibawa anak kecil, Yohanes 6:9). Duh, mana mungkin cukup, kan? Mau secuil sekecil apapun nggak bakal bisa mengenyangkan -.-"
S: "Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat" -- Matius 13:23
O: Baca tentang penabur di sini, aku jadi inget lagi di PKJ 226 (Adalah Seorang Menaburkan Benih), bait 1:
S: "Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal"- Matius 12:33
O: "Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya". Yap, artinya bahwa anak itu mirip orang tuanya--termasuk dalam fisik (walopun nggak 100% juga, sih. Ada juga yang campuran dari kakek-neneknya). Aku sering dibilang mirip sama papa-mamaku :) Yaudah sih, mikirnya mah, "Wah, berarti emang nggak ketuker anaknya" :p LOL.
Guten Abend!! :) Hayo, siapa di sini yang masih rajin having devotional time (a. k. a. saat teduh (SaTe)) sama Bible Reading (BR)? (Lah, nongol-nongol udah kasih pertanyaan maut :p)
Eh, dua-duanya nggak dijalanin? ._. SaTe-nya juga? ._. Waaa... Padahal dua-duanya itu penting lho. Bukan cuma penting lagi. Tapi kita butuh itu buat disiplin rohani kita! :B (meringis.com) Nah, mungkin ada yang tanya, "Gimana sih, caranya SaTe sama BR yang efektif?" "Gimana sih, biar kalo baca Alkitab itu nggak spaneng?" "Boleh nggak, kalo cuma baca ayat sama renungannya langsung? Jadi nggak baca Alkitab?". Okeee.. yuk, kita bahas satu-satu :)
1200 characters aren't enough to describe who am I. But one sentence that can describe me is, "I'm a princess of Heavenly King who has saved me with His everlasting love and grace; and there is no reason to regret my decision to follow Him" :)